topmetro.news – Pemerintah telah melakukan dua upaya terkait Covid-19. Antara lain, kesehatan masyarakat dan pemulihan ekonomi selama tujuh bulan terakhir. Pemerintah yang melakukan upaya untuk mengatur keseimbangan antara penanganan pandemi tersebut dan pemulihan ekonomi.
Kesehatan masyarakat tetap menjadi utama sambil menyeimbangkan pemulihan ekonomi dengan optimisme bahwa pandemi akan dapat teratasi dengan pengadaan vaksin yang diperkirakan akan dapat terlaksana pada tahun 2021. Singkatnya, pemerintah hadir untuk masyarakat dalam mencari solusi menangani pandemi secara terus-menerus. Antara lain dengan membangun optimisme dalam ketaatan melakukan protokol kesehatan pada semua area kehidupan.
Optimisme Pemerintah
Dasar optimisme pemerintah tidaklah berlebihan jika mengacu pada data penanganan secara global. Yaitu berdasarkan data terakhir per 2 Oktober misalnya, Indonesia berada pada posisi 23 tingkat kasus positif Covid-19 se-dunia dengan jumlah sebanyak 295.499 kasus. Di atas Indonesia, terdapat sejumlah negara yang juga berpenduduk besar dengan jumlah kasus yang terpaut jauh bila dibandingkan negara kita. Misalnya Amerika Serikat peringkat pertama dengan 7.495.136 kasus. Kemudian India dengan 6.397.896 kasus, Brazil dengan 4.849.229, dan Rusia dengan 1.194.643 kasus.
Selain itu, dalam hal ekonomi, pencapaian ekonomi Indonesia juga tidak jelek. Untuk Kawasan Asia Tenggara, pertumbuhan ekonomi Indonesia per kuartal II 2020 yang mencatat pertumbuhan negatif 5,3 persen masih lebih terjaga daripada negara-negara tetangga. Antara lain Malaysia dengan minus 17,1 persen. Kemudian, Filipina dengan minus 16,5 persen, Singapura yang minus 13,2 persen, hingga Thailand dengan minus 12,12 persen.
GTPP Covid-19 Samosir mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap bersikap optimis dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam seluruh area kehidupan dengan tetap produktif dan aman dari Covid-19. Ujian kita saat ini adalah ketaatan akan protokol kesehatan sambil menjaga masyarakat yang rentan akan Covid-19. Yaitu para lansia dan penderita penyakit penyerta dengan pendekatan basis keluarga.
Dalam masa sulit ini, GTPP Covid-19 Samosir akan senantiasa mengupayakan makna kehadiran pemerintah untuk masyarakat dalam mencegah dan menangani Covid-19 serta dampak pengiringnya. Kiranya masyarakat dengan penuh kesadaran untuk melakukan perilaku taat akan protokol kesehatan di mana pun mereka beraktivitas dengan kewaspadaan yang tinggi. Serta menghindarkan perilaku abai yang berpotensi pada terbukanya peluang infeksi setiap harinya.
Info Covid-19
Sementara itu, data perkembangan Covid-19, Senin (5/10/2020), untuk nasional, konfirmasi 3.622 orang (307.120). Sembuh 4.140 orang (228.453) dan meninggal dunia 102 orang (11.253).
Untuk Provinsi Sumatera Utara, konfirmasi 89 orang (10.771). Sembuh 121 orang (7.667) dan meninggal dunia tiga orang (445). Khusus untuk Kabupaten Samosir, suspek nihil, konfirmasi satu orang, sembuh satu orang, dan meninggal dunia satu orang.
sumber | Kominfo Samosir

