Polda Sumut Siapkan Sistem Awasi MBG Terpadu

topmetro.news, Medan – Polda Sumut tengah menyiapkan sistem pengawasan terpadu untuk meminimalisir potensi keracunan pada program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif ini disampaikan Kabiddokkes Polda Sumut, Kombes dr. Mardi Sudarman, sebagai langkah memperkuat keamanan pangan di seluruh tahapan distribusi. Sistem tersebut dirancang menggandeng Dinas Kesehatan Provinsi dan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam satu kolaborasi terintegrasi.

Menurut Kombes Mardi, pengawasan terpadu akan dipusatkan di Command Centre Polda Sumut. Prosesnya mencakup pemantauan bahan baku, penyimpanan, pengolahan di SPPG, hingga distribusi ke penerima manfaat. Seluruh alur ini nantinya ditampilkan dalam satu aplikasi sehingga potensi risiko dapat terdeteksi lebih cepat. Ia menegaskan bahwa koordinasi awal dengan pihak terkait sudah dilakukan dan sejumlah masukan telah diakomodasi.

Upaya tersebut dinilai menjadi kunci untuk menekan kasus keracunan sekaligus memastikan kualitas makanan yang diterima siswa. Dokkes Polri turut mengambil peran penting dengan mengawasi seluruh rantai penyediaan makanan. Meski begitu, Mardi mengakui masih ada tantangan seperti standar dapur yang belum seragam, lemahnya pengawasan distribusi, serta keterbatasan pemahaman teknis para penyedia makanan dan tenaga SPPG.

Selain itu, sarana pengawasan seperti alat pemantau suhu dan ketepatan waktu pengiriman dinilai masih kurang memadai, sementara literasi keamanan pangan juga belum merata. Kondisi ini membuat respons terhadap kejadian luar biasa kerap bersifat reaktif. Mardi menekankan perlunya standar baku distribusi, edukasi keamanan pangan, serta pelatihan berkelanjutan bagi seluruh pihak agar kualitas MBG tetap terjaga.

Polda Sumut kini menyiapkan inovasi tambahan berupa pemantauan CCTV real-time, daftar uji pangan digital, dan kanal aduan masyarakat. Kombes Mardi berharap pengawasan terpadu ini mampu menjamin setiap makanan bergizi gratis yang dibagikan tiba dalam kondisi aman. “Kami ingin anak-anak Indonesia mengonsumsi makanan bergizi tanpa risiko, menuju Indonesia unggul,” ujarnya.

Reporter Abdul Milala 

Related posts

Leave a Comment