topmetro.news, Aceh Selatan– Sonia (30) seorang ibu rumah tangga dari Kecamatan Labuhan Haji turut mendampingi orang tuanya yang kini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan.
Ia beserta keluarga merupakan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada segmen tanggungan pemerintah daerah atau yang lebih dikenal dengan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).
Sonia berbagi kisah saat menemani orang tuanya dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Awalnya orang tua Sonia mengalami demam serta ada pembengkakan di kaki, karena khawatir kemudian dari pihak keluarga membawanya ke puskesmas. Setelah dua malam dirawat di puskesmas, kondisi orang tuanya tidak kunjung membaik, sehingga dokter yang bertugas di puskesmas memberikan rujukan kepada orang tua Sonia untuk dirujuk ke RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan.
“Kemarin itu ibu saya demam selama tiga hari dan kami rawat mandiri dirumah, terus di kakinya ada pembengkakan. Karena khawatir kami membawa ke puskesmas untuk mendapat penanganan, namun kondisi ibu saya masih sama tidak ada perubahan. Jadi dokter di puskesmas menyarankan agar dirujuk ke rumah sakit Tapaktuan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ucap Sonia.
Ketika tiba di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, orang tua Sonia ditangani dengan cepat dan sigap oleh petugas medis yang bertugas di IGD. Setelah dilakukan penanganan awal, tak lama kemudian orang tua Sonia dipindahkan ke ruang perawatan rawat inap.
Selama menjalani perawatan dan pemantauan oleh dokter penanggung jawab pasien, pembengkakan pada kaki yang dialami oleh orang tua Sonia harus dilakukan operasi, namun hal itu terkendala karena diketahui bahwa orang tua Sonia mengidap penyakit diabetes melitus sehingga operasi tersebut harus ditunda sampai kondisi gula darahnya membaik.
“Kata dokter ketika visit, pembengkakan di kaki ibu saya harus di operasi namun karna gula darahnya masih tinggi jadi ditunda dulu sampai besok pagi sampai gula darahnya normal,” ujar Sonia.
Dalam hal administrasi, ia mengaku sangat mudah tanpa ada kendala yang berarti. Semua proses yang dijalani dari puskesmas hingga dirujuk ke RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan cukup dengan menunjukkan KTP saja langsung ditangani dengan baik oleh tenaga medis yang bertugas.
“Dari awal ketika ibu saya dibawa ke puskesmas sampai ke rumah sakit tidak dipersulit, kami hanya diminta menunjukkan KTP saja kemudian langsung ditangani dengan baik,” ungkap Sonia.
Sonia juga mengungkapkan perasaan penuh syukur, dengan adanya BPJS Kesehatan seluruh pelayanan kesehatan yang diterima oleh orang tuanya semuanya gratis tanpa harus ada tambahan biaya apapun. Serta tidak ada perbedaan pelayanan yang diterima dengan peserta lainnya, semuanya diperlakukan sama.
“Kami sangat bersyukur karena adanya Program JKN dari BPJS Kesehatan ini ibu saya bisa berobat hingga ke rumah sakit tanpa harus mengeluarkan biaya sepeserpun, selama disini juga tidak ada dibeda-bedakan dalam hal pelayanan yang kami terima dari peserta lainnya,” ucap Sonia.
Di akhir perbincangan, Sonia berpesan kepada masyarakat agar tidak takut untuk menggunakan BPJS Kesehatan sebagai solusi ketika sakit. Pelayanan yang diberikan sangat baik, tidak ada perbedaan pelayanan apalagi pembatasan hari rawat.
“Bagi masyarakat jangan takut untuk pergi berobat jika sakit, kami sudah merasakan sendiri pelayanan menggunakan BPJS Kesehatan. Semua dilayani dengan baik tidak ada perbedaan dan tidak ada pembatasan hari rawat seperti yang kita dengar diluar sana,” pungkas Sonia.
Penulis | Erris

