topmetro.news, Medan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan Program Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2026 dengan menitikberatkan pada dua agenda besar, yakni keberlanjutan pembiayaan serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Hamid Rijal, mengatakan bahwa keberlanjutan UHC menjadi prioritas utama pemerintah daerah, termasuk memastikan kesiapan penganggaran dan pembiayaan di seluruh kabupaten dan kota.
“Untuk UHC tahun 2026, ada dua agenda besar yang kami fokuskan. Pertama adalah keberlanjutan program, termasuk pembiayaan dan penganggaran. Kedua adalah peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Hamid dalam Konfrensi Pers, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Rabu (21/1).
Ia menjelaskan, Dinas Kesehatan Sumut secara rutin melakukan evaluasi dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota terkait pemenuhan kuota UHC prioritas. Evaluasi tersebut juga dibahas dalam rapat bersama pimpinan daerah.
11 Kabupaten/Kita
Dari data yang diperoleh ada 11 kabupaten/kota yang belum memenuhi kuota UHC prioritas, kini tinggal satu kabupaten yang belum memenuhi persyaratan tersebut.
“Setelah rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara dan pemenuhan sejumlah persyaratan BPJS Kesehatan, saat ini tinggal satu kabupaten yang belum memenuhi UHC prioritas,” jelasnya.
Hamid menambahkan, sebagian besar daerah yang telah memenuhi kuota UHC tetap diwajibkan melengkapi persyaratan administratif, termasuk komitmen penganggaran pembiayaan UHC melalui APBD maupun Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Penulis | Erris

