Peringati Harkitnas Ke-118, Bupati Langkat Ajak Seluruh Elemen Lindungi Generasi Bagsa

topmetro.news, Stabat – Bupati Langkat H. Syah Afandin SH memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang berlangsung di Alun Alun T Amir Hamzah Stabat, Rabu (20/5/2026).

Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya peran bersama dalam membangun generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berkarakter demi menjaga kedaulatan bangsa di masa depan.

Upacara peringati Harkitnas ke-118 tahun 2026 ini dihadiri Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti SH, unsur Forkopimda, Sekda Langkat, para asisten dan staf ahli Setdakab Langkat, kepala OPD, Ketua MUI Langkat, pengurus Dharma Wanita Persatuan, TP PKK Langkat, Bhayangkari Polres Langkat, serta Persit Kartika Chandra Kirana Dim 0203/Langkat.

Hadir pula peserta upacara dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, ASN Pemkab Langkat, pelajar SLTP dan SLTA, Pramuka, KNPI, serta berbagai organisasi kepemudaan di Kabupaten Langkat.

Dalam pelaksanaan upacara, Lettu Inf M Abidin bertindak sebagai Komandan Upacara, sementara Perwira Upacara dijabat Kapten Kav Citra Lamhot. Pengibaran Bendera Merah Putih dilakukan oleh Purna Paskibraka Kabupaten Langkat Tahun 2025.

Pada kesempatan itu, Bupati Langkat H. Syah Afandin SH membacakan sambutan resmi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi), Meutya Hafiz. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan membangun kemandirian bangsa.

Dalam sambutan Mekomdigi tersebut dijelaskan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian bangsa diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional, yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Salah satunya melalui program makan bergizi gratis yang kini telah berjalan secara masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, guna membangun fondasi fisik generasi masa depan.

Selain itu, pemerintah juga terus memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, peningkatan kualitas guru, serta penyediaan beasiswa untuk mengurangi ketimpangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Di sektor kesehatan, pemerintah menghadirkan layanan cek kesehatan gratis secara masif, sebagai bentuk perlindungan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat. Kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan disebut tengah dibangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan nasional yang utuh.

Tak hanya itu, penguatan kesejahteraan masyarakat juga dilakukan melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa. Melalui koperasi tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, obat-obatan terjangkau, hingga layanan ekonomi dasar lainnya, sehingga desa menjadi lebih mandiri.

Dalam sambutan tersebut juga disoroti pentingnya perlindungan generasi muda di ruang digital. Pemerintah telah memberlakukan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).

Bahkan sejak 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya. Hal ini dilakukan sebagai langkah konkret menjaga kesehatan mental dan tumbuh kembang anak di era digital.

“Melalui kebijakan ini kita memastikan bahwa anak-anak sebagai tunas bangsa dapat mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya,” ujar Syah Afandin.

Momentum Harkitnas 2026 juga disebut sebagai penguatan kembali arah perjalanan bangsa melalui Asta Cita, delapan misi besar pembangunan nasional yang menjadi kompas utama menuju Indonesia maju.

Syah Afandin mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda untuk terus menyalakan semangat perjuangan “Budi Utomo” dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama. Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara,” tutup Syah Afandin.

reporter | Rudy Hartono

Related posts

Leave a Comment