topmetro.news, Samosir – Gelaran internasional Trail of The Kings (ToTK) by UTMB 2026 resmi dimulai di Kabupaten Samosir.
Even yang masuk dalam kalender UTMB World Series ini tidak hanya menghadirkan kompetisi lari lintas alam kelas dunia, tetapi juga menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata yang memperkenalkan kekayaan Indonesia kepada peserta dari berbagai negara.
Rangkaian kegiatan pembuka berlangsung meriah dengan berbagai agenda yang dirancang untuk memberikan pengalaman lengkap bagi para pelari dan tamu yang hadir.
Kegiatan diawali dengan workshop dan coaching clinic bertajuk First Aid & CPR, yang membekali peserta dengan pengetahuan dasar penanganan darurat saat beraktivitas di alam terbuka.
Suasana semakin semarak melalui area booth experience, tempat peserta dapat mengenal berbagai produk, layanan, serta informasi seputar olahraga, kesehatan, dan destinasi wisata yang mendukung pengalaman mereka selama berada di Samosir.
Salah satu momen paling menarik dalam pembukaan ToTK 2026 adalah penampilan Ethnic Colossal Dance FORKAPPSI. Pertunjukan berdurasi 36 menit tersebut melibatkan Kepala Kantor Perwakilan Penghubung Provinsi dari 32 provinsi di Indonesia yang menampilkan beragam tarian tradisional Nusantara.
Tarian yang ditampilkan antara lain Tortor Pahomu-homu dari Sumatera Utara, Klono Topeng Sembung Langu dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Tari Kecak Uluwatu dari Bali, Tamang Pung Kisah dari Papua, Seka Kaimana dari Papua Barat, serta Sinanggar Tulo dari Sumatera Utara.
Kolaborasi budaya tersebut menjadi simbol persatuan dalam keberagaman sekaligus memperkenalkan warisan budaya Indonesia kepada peserta dan pengunjung mancanegara.
Nuansa Budaya Batak juga terasa kuat melalui penampilan Samosir Percussion Performance yang memadukan musik tradisional dengan sentuhan modern. Pertunjukan tersebut mendapat apresiasi dari peserta karena menghadirkan identitas khas Samosir dalam kemasan yang atraktif dan menghibur.
Memasuki sesi teknis, panitia menggelar Race Director Update & Briefing untuk menyampaikan informasi terbaru terkait pelaksanaan lomba. Peserta memperoleh penjelasan mengenai regulasi perlombaan, kondisi lintasan, hingga prosedur keselamatan yang harus dipatuhi selama mengikuti perlombaan.
Panitia juga menghadirkan Race Director General Presentation yang menjelaskan posisi Trail of The Kings dalam rangkaian UTMB World Series Circuit. Melalui sesi ini, peserta mendapatkan gambaran mengenai pentingnya ToTK sebagai salah satu event trail running yang diperhitungkan dalam kalender olahraga internasional.
Sebagai bagian akhir dari agenda pra-lomba, peserta mengikuti Course & Elite Presentation yang mengulas detail lintasan untuk seluruh kategori perlombaan. Berbagai informasi penting, mulai dari karakter rute, tingkat kesulitan medan, lokasi titik bantuan, hingga strategi menghadapi tantangan lintasan disampaikan kepada peserta.
Melalui penyelenggaraan Trail of The Kings by UTMB 2026, Kabupaten Samosir kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai destinasi sport tourism unggulan. Keindahan alam kawasan Danau Toba yang berpadu dengan kekayaan budaya lokal menjadi daya tarik tersendiri yang diharapkan mampu meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta sekaligus memperkuat posisi Samosir di peta pariwisata internasional.
sumber | RELIS

