topmetro.news, Belawan – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan mencatatkan lonjakan laba usaha sebesar 94,51 persen hingga September 2026.** Laba usaha perusahaan mencapai Rp137,89 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp70,89 miliar. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan positif kinerja keuangan Pelindo Regional 1 Belawan di tengah peran strategisnya dalam mendukung aktivitas kepelabuhanan dan logistik di Sumatera Utara.
Pertumbuhan tersebut turut ditopang peningkatan sejumlah pendapatan usaha. Hingga September 2026, pendapatan pengusahaan properti tumbuh sebesar 97,60 persen, sedangkan pendapatan pelayanan rupa-rupa usaha meningkat 25,87 persen. Kenaikan sejumlah pos pendapatan ini menjadi bagian dari capaian kinerja perusahaan dalam mengoptimalkan potensi usaha dan pengelolaan operasional pelabuhan.
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, mengatakan peningkatan laba usaha tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh insan perusahaan dalam menjaga kinerja dan kualitas pelayanan. “Alhamdulillah, laba usaha hingga September 2026 cukup signifikan dibanding tahun 2025. Capaian positif ini merupakan bagian dari upaya bersama seluruh insan perusahaan dalam menjaga kinerja dan kualitas pelayanan,” ujar Yusrizal. Ia berharap tren pertumbuhan tersebut dapat terus dipertahankan melalui peningkatan layanan dan pengelolaan yang semakin efektif.
Menurut Yusrizal, pencapaian tersebut juga didukung koordinasi dan kolaborasi antarlini perusahaan serta hubungan baik dengan para pemangku kepentingan di lingkungan Pelabuhan Belawan. Kepercayaan pengguna jasa menjadi motivasi bagi perusahaan untuk menjaga kualitas dan keandalan pelayanan. Sebagai salah satu simpul logistik utama di Sumatera Utara, Pelabuhan Belawan memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas serta kelancaran arus barang dan perdagangan.
Ke depan, Pelindo Regional 1 Belawan akan terus mendorong optimalisasi pelayanan dan pengelolaan operasional guna menjaga pertumbuhan perusahaan sekaligus memenuhi kebutuhan pengguna jasa. “Fokus kami tidak hanya pada pencapaian kinerja keuangan, tetapi juga bagaimana pelayanan jasa kepelabuhanan dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi pengguna jasa,” tambah Yusrizal. Capaian laba usaha Rp137,89 miliar hingga September 2026 tersebut menjadi momentum bagi perusahaan untuk mempertahankan kinerja positif dan memperkuat kontribusinya terhadap sektor logistik Sumatera Utara.
Penulis: Sadam

