Tak Perlu Antre Panjang! Bapenda Sumut Jemput Wajib Pajak, Bayar Pajak Kendaraan Bisa Dapat Hadiah

topmetro.news, Medan – Tak perlu lagi repot mengantre panjang di kantor Samsat! Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara menghadirkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor langsung di lokasi operasi melalui program Operasi Sadar Pajak Kendaraan 2026.

Tak hanya mempermudah pembayaran, masyarakat yang menunaikan kewajiban pajaknya juga berkesempatan mendapatkan souvenir hingga mengikuti undian hadiah melalui Program Gebyar Pajak.

Operasi gabungan tersebut digelar di Jalan Putri Hijau, Medan, Jumat (16/10/2026), dengan melibatkan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut, Jasa Raharja Sumut, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Diskominfo, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Kepala Bapenda Sumut, Sutan Tolang Lubis, mengatakan Operasi Sadar Pajak Kendaraan merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus mendorong ketertiban berlalu lintas.

Menurut Sutan, masih ada masyarakat yang menunda pembayaran pajak kendaraan karena berbagai alasan. Karena itu, pemerintah hadir untuk mengingatkan sekaligus memberikan kemudahan kepada wajib pajak.

“Kita mendorong kesadaran masyarakat untuk membayar pajak. Ada masyarakat yang dengan berbagai alasan belum membayar pajak. Jadi, kita ingatkan dan kita ajak mereka,” kata Sutan.

Bus Pajak Keliling Jadi Andalan

Untuk memangkas kendala pelayanan, Bapenda Sumut menghadirkan bus layanan pajak keliling di lokasi operasi. Melalui fasilitas tersebut, masyarakat dapat langsung membayar pajak kendaraan tanpa harus mendatangi kantor Samsat.

Langkah jemput bola ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak, sekaligus mendekatkan pelayanan pemerintah kepada warga.

Menariknya, wajib pajak yang melakukan pembayaran juga mendapatkan souvenir berupa payung, helm, dan kaca spion sepeda motor sebagai bentuk apresiasi.

Selain itu, masyarakat yang membayar pajak kendaraan berkesempatan mengikuti Program Gebyar Pajak dengan berbagai hadiah melalui mekanisme undian.

Sutan menegaskan, pembayaran pajak bukan semata-mata kewajiban administratif, melainkan bentuk kontribusi masyarakat terhadap pembangunan daerah.

“Karena membayar pajak bukan hanya tentang kewajiban, tetapi juga bagian dari kontribusi kita untuk pembangunan dan pelayanan publik di Sumatera Utara,” ujarnya.

Digelar di 33 Kabupaten/Kota

Operasi Sadar Pajak Kendaraan 2026 dijadwalkan berlangsung di 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara sepanjang Oktober 2026.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diimbau tidak menunda pembayaran pajak kendaraan bermotor. Pemerintah berharap kemudahan pelayanan dapat mendorong semakin banyak warga memenuhi kewajibannya tepat waktu.

Sutan juga menegaskan bahwa operasi ini tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi lebih mengedepankan pendekatan persuasif melalui edukasi, imbauan, dan kemudahan pelayanan.

Polda Sumut Ingatkan Manfaat Pajak

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Pol Achmad Fauzi, turut mengimbau masyarakat agar taat membayar pajak kendaraan bermotor.

Ia menjelaskan, penerimaan pajak memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk penyediaan infrastruktur jalan, jembatan, lampu penerangan jalan, dan berbagai fasilitas publik lainnya.

“Kepada masyarakat untuk membayar kewajibannya, membayar pajak, karena dari uang pajak ada pembangunan jalan, jembatan, lampu-lampu jalan dan lain-lainnya. Dari kita untuk kita,” katanya.

Warga Minta Bus Pajak Keliling Diperbanyak

Kemudahan layanan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Rini, warga Amplas, mengaku terbantu dengan kehadiran bus pajak keliling karena proses pembayaran menjadi lebih mudah, cepat, dan praktis.

Ia berharap Bapenda Sumut menambah jumlah bus layanan keliling agar semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati kemudahan serupa.

“Maunya bus-bus seperti ini lebih banyak lagi, jadi kami mudah bayar pajak. Kalau di kantor Samsat kan ada antrean yang banyak. Kalau banyak bus-bus seperti ini, saya yakin masyarakat banyak yang bayar pajak,” ungkap Rini.

Menurutnya, pelayanan langsung di tengah masyarakat merupakan langkah yang membantu warga menghemat waktu dan mengurangi kendala saat mengurus pembayaran pajak kendaraan.

Masker Dibagikan di Tengah Kabut Asap

Tak hanya berfokus pada penerimaan pajak, operasi gabungan tersebut juga diisi dengan pembagian masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kabut asap dan kualitas udara di Sumatera Utara yang belum membaik.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Bapenda Sumut bersama instansi terkait berharap kesadaran membayar pajak, ketertiban berlalu lintas, dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dapat berjalan beriringan.

Pesan yang ingin ditegaskan pemerintah sederhana: kemudahan pelayanan harus dimanfaatkan masyarakat, sementara pajak yang dibayarkan menjadi salah satu kontribusi penting dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Sumatera Utara.

penulis | Erris 

Related posts

Leave a Comment