topmetro.news, LABUHANBATU – Kabar gembira bagi masyarakat pesisir Kabupaten Labuhanbatu. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menargetkan pengaspalan jalan sepanjang 16 kilometer pada 2027. Rencana tersebut menjadi angin segar bagi warga yang mendambakan akses jalan lebih baik untuk menunjang mobilitas dan aktivitas perekonomian.
Target pengaspalan itu disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri Pengajian Akbar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut di Lapangan Ika Bina, Jalan MH Thamrin, Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (16/10/2026).
Rencana pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat serta permohonan Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita yang meminta dukungan Pemprov Sumut untuk melanjutkan peningkatan infrastruktur jalan di kawasan pesisir.
Bobby mengungkapkan, aspirasi serupa sebelumnya juga disampaikan Wakil Bupati Labuhanbatu Jamri ketika melaksanakan salat Jumat bersama.
“Tadi pas salat Jumat bersama Bapak Wakil Bupati Labuhanbatu (Jamri) beliau juga menyampaikan permohonan pengaspalan wilayah pesisir Labuhanbatu. Di sini juga disampaikan Ibu Bupati. InsyaAllah, tahun depan jalan pesisir sepanjang 16 kilometer bisa dikerjakan,” ujar Bobby Nasution.
Dorong Kolaborasi Berantas Narkoba
Selain menjanjikan peningkatan infrastruktur, Bobby Nasution mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba, terutama demi melindungi generasi muda.
Ia menegaskan, upaya pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, lembaga pendidikan, keluarga hingga organisasi kepemudaan.
“Saya titip kepada Bapak dan Ibu untuk ikut memerangi narkoba. Ini juga merupakan komitmen Bapak Kapolri. Forkopimda Labuhanbatu, tokoh agama, lembaga pendidikan, keluarga, serta organisasi kepemudaan untuk memperkuat kolaborasi. Mari bersama kita ciptakan Labuhanbatu bebas narkoba,” ajaknya.
Siap Dukung Pesantren dan Rumah Tahfiz
Bobby juga mendorong pengembangan potensi keagamaan di Labuhanbatu, termasuk pembinaan qari dan qariah agar mampu berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.
Menurutnya, pembinaan generasi muda melalui pendidikan agama perlu diperkuat dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.
“Pemkab Labuhanbatu bisa menyampaikan permohonan. Pemprov Sumut siap membangun ruang kelas dan asrama gedung pesantren dan rumah tahfiz untuk pembinaan generasi muda di Labuhanbatu ini,” ujarnya.
Berangkatkan Delapan Warga Umrah
Pada akhir kegiatan, Bobby Nasution memberangkatkan delapan warga Labuhanbatu untuk menunaikan ibadah umrah. Mereka terdiri atas empat laki-laki dan empat perempuan, termasuk warga lanjut usia (lansia), janda, serta seorang penarik becak bernama Muhammad Ali Harahap.
Pemberangkatan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian kepada masyarakat yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Sementara itu, Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Sumut terhadap pembangunan di daerahnya. Ia berharap sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten terus diperkuat, khususnya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah memulai pembangunan wilayah pesisir yang dimulai dari Pangkatan, Bilah Hilir, Ajamu dan Tanjung Sarang Elang dan tinggal 16 km lagi. Semoga Bapak bisa merealisasikannya. Kami sekali atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Labuhanbatu mengucapkan terima kasih kepada Bapak,” ucapnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas perhatian dan komitmen Gubernur terhadap pembangunan di Labuhanbatu, Maya menyerahkan karikatur kepada Bobby Nasution pada akhir sambutannya.
Ajak Masyarakat Perkuat Rasa Syukur
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut Muhammad Yasir Tanjung turut menyampaikan tausiyah. Ia mengajak jamaah senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kehidupan, kesehatan, rezeki, dan kesempatan beribadah.
“Rasa syukur dapat Bapak/Ibu wujudkan melalui kepedulian terhadap sesama, berbagi rezeki dengan mereka yang membutuhkan,” ucapnya.
Jamaah juga diingatkan agar tidak menunda ibadah serta menjadikan ajaran agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. “Jangan setelah sakit, kesulitan baru kita ingat Allah, tapi biasakan diri ikuti ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Turut hadir Wakil Bupati Labuhanbatu Jamri, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan, anggota DPRD Labuhanbatu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Labuhanbatu, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut dan Pemkab Labuhanbatu, organisasi kepemudaan, serta alim ulama.
Penulis: Erris

