Topmetro.news, Labusel – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mempercepat perbaikan ruas jalan Labusel–Rintis–Ujung Padang–Salingsing yang selama puluhan tahun dikeluhkan masyarakat akibat kerusakan parah. Total dukungan anggaran untuk perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mencapai sekitar Rp46,2 miliar.
Perbaikan jalan kabupaten sepanjang 6,489 meter atau sekitar 6,5 kilometer tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026. Proyek ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan.
Dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut diberikan melalui skema Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) untuk membantu mengatasi persoalan infrastruktur yang telah lama dikeluhkan warga.
Saat bertemu masyarakat di Desa Rintis, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labusel, Jumat (16/10/2026), Bobby menegaskan bahwa perbaikan jalan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah sekaligus pemenuhan janji kepada masyarakat.
“Bapak/ibu tidak perlu berterima kasih kepada saya, ini memang sudah kewajiban kami, dan janji saya, jadi kalau janji tidak dipenuhi jadi dosa,” kata Bobby Nasution.
Anggaran Rp46,2 Miliar untuk Perbaikan Jalan
Perbaikan ruas Labusel–Rintis–Ujung Padang–Salingsing mencakup tujuh segmen pekerjaan, termasuk pembangunan drainase. Proyek tersebut didukung anggaran sekitar Rp21,2 miliar.
Selain anggaran proyek itu, Pemprov Sumut juga menyalurkan Bantuan Keuangan Provinsi sebesar Rp25 miliar kepada Kabupaten Labusel. Dana tersebut turut diarahkan untuk mendukung perbaikan sejumlah ruas jalan di daerah itu.
“Totalnya sekitar Rp46 miliar, Rp25 miliar lagi dalam bentuk BKP kita minta juga untuk perbaikan jalan,” ujar Bobby.
Bobby berharap, pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi jalan dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Menurutnya, jalan yang layak akan mempermudah aktivitas warga, memperlancar pergerakan barang dan jasa, serta membuka peluang peningkatan perekonomian desa. “Mudah-mudahan manfaatnya tidak sementara dan memberikan dampak nyata ke bapak/ibu semua, mempermudah mobilitas masyarakat,” katanya.
Pengerjaan Jalan Sudah Sekitar 50 Persen
Bupati Labusel Fery Syahputra Simatupang mengatakan, perbaikan ruas jalan tersebut telah lama dinantikan masyarakat. Ia menilai pembangunan ini penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus menunjang kegiatan ekonomi warga. “Saat ini sudah sekitar 50% pengerjaannya, ruas ini menyatukan lintas timur dan barat Sumut, jadi akan berdampak besar ke masyarakat kita,” kata Fery.
Dengan konektivitas yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan yang lebih lancar, sementara distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok dapat berlangsung lebih efisien.
Puluhan Tahun Rusak, Warga Akhirnya Bersyukur
Perbaikan jalan tersebut disambut rasa syukur warga yang selama bertahun-tahun harus menghadapi kondisi jalan rusak. Salah satunya Nuraini, warga Dusun Widodo, Kecamatan Silangkitang, Labusel.
Ia mengungkapkan, kerusakan jalan bukan hanya memperpanjang waktu tempuh, tetapi juga kerap membahayakan pengguna jalan hingga menyebabkan kecelakaan.
“Alhamdulillah, kali ini dibagusin sama Pak Bobby, sudah puluhan tahun ini rusak Pak, banyak yang kecelakaan, harusnya cuma setengah jam, jadi lebih sejam ke jalan besar, terima kasih Pak Bobby,” kata Nuraini.
Bagi masyarakat setempat, perbaikan jalan tersebut menjadi harapan untuk mendapatkan akses transportasi yang lebih aman dan nyaman. Infrastruktur yang memadai juga diharapkan mempermudah warga menjangkau pusat kegiatan ekonomi dan pelayanan publik.
Dengan target penyelesaian pada akhir 2026, masyarakat kini menantikan rampungnya proyek tersebut agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan secara luas.
Penulis: Erris

