topmetro.news, LANGKAT — Polres Langkat menyalurkan bantuan sosial bagi warga terdampak banjir di delapan desa Kecamatan Pematang Jaya pada Selasa (2/12/2025). Penyaluran dipimpin Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo bersama pejabat utama Polres, dengan tujuan mempercepat bantuan ke wilayah yang mengalami keterbatasan akses. Pengiriman logistik dimulai pukul 16.00 WIB dari Pelabuhan TPI Pangkalan Susu. Karena akses darat terputus akibat genangan…
Read MoreDVI Sumut Identifikasi 290 Korban Bencana
topmetro.news, Medan – Operasi Disaster Victim Identification (DVI) di Sumatera Utara terus berjalan intensif seiring upaya penanganan korban bencana alam di berbagai wilayah. Tim gabungan yang terdiri dari 10 personel DVI Mabes Polri dan 20 personel DVI Polda Sumut dikerahkan ke seluruh kabupaten/kota. Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, Kombes Pol dr. Taufik Ismail, menyampaikan bahwa operasi dilakukan secara…
Read MoreBanjir Aceh Tamiang, Polda Sumut Turun Bantu Warga
topmetro.news, Medan – Kepolisian Daerah Sumatera Utara menunjukkan kepedulian tinggi terhadap bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Banjir besar yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah wilayah terisolir dan menyulitkan distribusi kebutuhan mendesak kepada masyarakat. Sebagai bentuk solidaritas terhadap daerah tetangga, Polda Sumut mengerahkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak. Pada Rabu (3/12/2025) pagi, dua truk berisi…
Read MorePesta Adat Menerima ‘Ulos Matua’, Warga Tualang Rayakan dengan Penuh Sukacita
DESA Tualang, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, diselimuti suasana haru dan ceria. Dalam Budaya Batak Toba, pesta adat ‘manjalo Ulos Matua’ adalah upacara sakral, di mana warga desa tumpah ruah yang hadir. Di acara yang sangat bermakna itu, Ompung Judika atau Hekdi Boru Lumbantobing, menerima ‘Ulos Matua’ pada usia 75 tahunnya. ‘Hula-hula’ (pihak saudara laki-laki dari penerima…
Read MoreKerajinan Kreatif Berbasis Ragam Ulos: Kolaborasi Budaya Batak dan Masa Kini
PERJALANAN menyusuri perkembangan Ulos di era modern menghadirkan pengalaman yang memperlihatkan hubungan kuat antara warisan leluhur dan inovasi masa kini. Di tengah lajunya perubahan sosial dan gaya hidup, Ulos tetap bertahan sebagai simbol identitas Batak, sekaligus bertransformasi menjadi elemen kreatif yang semakin diminati oleh pasar luas. Kunjungan ke galeri Ulos dan ruang produksi tradisional membuka gambaran menyeluruh tentang bagaimana budaya…
Read MoreSortali Batak Toba, Ikon Budaya Leluhur yang Terus Dipakai Kaum Pria
SORTALI, hiasan kepala tradisional Batak Toba, terus menjadi simbol kebanggaan bagi kaum pria dalam berbagai upacara adat hingga pertunjukan budaya. Meski zaman semakin modern, penggunaan sortali tak pernah kehilangan tempatnya, terutama dalam kegiatan adat seperti pernikahan, mangalahat horbo, gondang, hingga ritual-ritual keluarga besar. Sortali yang dikenakan pria memiliki bentuk khas berupa lilitan berwarna merah, putih, dan hitam warna yang diyakini…
Read MoreMelestarikan Budaya Batak Melalui Tarian dan Lagu Tradisional
DI tengah arus modernisasi yang semakin deras, masyarakat Batak di Sumatera Utara terus berupaya mempertahankan warisan leluhur mereka melalui seni tarian dan lagu. Tarian tradisional seperti Tortor tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana untuk menyampaikan nilai-nilai spiritual, harmoni dengan alam, dan hubungan dengan leluhur. Upaya pelestarian ini semakin penting untuk memperkuat identitas budaya di era globalisasi. Tarian Tortor, yang…
Read MorePasahat Ulos Saput: Upacara Penghormatan Terakhir Bagi Jenazah Dalam Adat Batak Toba
TRADISI Batak Toba adalah warisan leluhur yang kaya makna. Setiap ritual, dari kelahiran hingga kematian, dijalankan dengan penuh dedikasi sebagai wujud ketaatan pada adat dan penghormatan mendalam kepada orang yang telah tiada. Salah satu tradisi paling sakral dalam prosesi duka adalah ‘Pasahat Ulos Saput’ (pemberian ulos terakhir), seperti yang berlangsung dalam cerita di bawah ini. Suasana duka yang dalam, namun…
Read MoreMahasiswa Gelar Festival Budaya Batak untuk Lestarikan Tradisi Lokal
SEKELOMPOK mahasiswa dari berbagai universitas di Sumatera Utara mengadakan Festival Budaya Batak 2025, sebagai bentuk upaya melestarikan dan memperkenalkan kembali nilai-nilai Budaya Batak kepada generasi muda. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Merdeka Medan ini, sukses menarik perhatian ratusan pengunjung, mulai dari mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum. Acara ini menampilkan berbagai rangkaian kegiatan seperti Tortor, pameran Ulos, demonstrasi ‘gorga’, hingga workshop…
Read MoreGondang Naposo: Tradisi Pergaulan Muda-Mudi Batak yang Terus Dilestarikan
RIBUAN muda-mudi dari berbagai daerah di Tanah Batak berkumpul pada Perayaan Gondang Naposo yang digelar pada Hari Sabtu, di Lapangan Sipitu Dai, Samosir. Acara budaya ini diadakan sebagai wadah pertemuan, pergaulan, sekaligus pelestarian Adat Batak yang diwariskan turun-temurun. Gondang Naposo, yang secara harfiah berarti gondang bagi para naposo (muda-mudi), merupakan tradisi yang dilakukan oleh Generasi Muda Batak untuk saling berkenalan,…
Read More