Kabupaten Pakpak Barat Peringati Isra Mi’raj

TOPMETRO.NEWS – Gelak tawa seperti tak berhenti karena penyampaian tausyiah oleh Al Ustadz Drs. H. Ishaq Ibrahim, MA yang begitu humoris menyampaikan pesan-pesan tentang Isra’ Mi’raj yang merupakan fenomena kekuasaan Allah SWT dalam rangka menentukan sholat sebagai kewajiban umat Islam.

“Isra dan Mi’raj juga menghadirkan kontroversi karena merupakan peristiwa luar biasa yang sulit diterima akal manusia sederhana. Maha Suci Allah memperjalankan hambanya dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha dan terus naik ke Sidratul Muntaha yang hanya dalam satu malam untuk kembali,”ucap Al-Ustadz dari UIN Sumatera Utara di Bale Persinabul (d/h Gedung Serbaguna) Salak,baru baru ini.

Dihadapan ratusan kaum muslimin dan muslimat dari utusan kecamatan, perwakilan Masjid dan Majelis Taklim se-Kabupaten Pakpak Bharat, Al-Ustadz juga mengajak seluruh ummat tetap bertenggang rasa menjaga persatuan dan kesatuan di negeri ini. “Apalagi hanya dalam hitungan hari kita akan memasuki bulan suci Ramadhan yang merupakan salah satu ujian akan kepatuhan kita,”tuturnya dihadapan Wakil Ketua DPRD, Kadri Tumangger, Anggota DPRD, Ronal Lubis, para pimpinan OPD, perwakilan FKPD dan instansi vertikal serta para pemuka agama, termasuk dari Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pakpak Bharat.

Bupati Pakpak Bharat, Dr Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA, diwakili Sekretaris DPRD, Djalil Angkat, SH, menyampaikan hal yang sama bahwa ikatan ukhuwah juga harus terus dibangun antar umat yang berbeda karena keanekaragaman menjadi modal dalam mencapai kesejahteraan.

“Banggalah kita sebagai masyarakat Pakpak Bharat tetap menjaga persatuan dan kesatuan dan mudah-mudahan tidak pernah ada friksi sampai kapanpun,”sebutnya.

Wakil Ketua DPRD juga menyatakan bahwa lembaga legislatif di Kabupaten ini siap mendukung beragam kegiatan keagamaan yang ada. “Kegiatan keagamaan juga tidak hanya membuat kita selalu bersyukur dan mengingat Sang Pencipta, tetapi juga akan meminimalisir beragam tindakan demoralisasi dan kriminalitas yang nyata-nyata dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,”tandasnya.

Acara juga diisi dengan lantunan ayat suci oleh Muslim Tinendung dan saritilawah oleh Ayu Ningsih Boangmanalu serta para hadirin dihibur dengan lagu-lagu bernuansa Islami. Selepas dzuhur acara berakhir dan ditutup dengan makan siang bersama.(TMD/smp)

Related posts

Leave a Comment