Geluti Bisnis Jual Beli Sabu, Warga Komat Medan Area Dituntut 8 Tahun Penjara

Warga Komat Medan Area Dituntut 8 Tahun Penjara
Advertisement

topmetro.news – ‘Nekat’ menggeluti bisnis jual narkotika Golongan I jenis sabu, Agus Bambang Suhendri Guci (45), warga Jalan Mansun, Kelurahan Kota Matsum (Komat IV) Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Rabu (15/9/2021), dituntut agar dipidana 8 tahun penjara.

Selain itu terdakwa yang mengikuti persidangan secara video call (VC) di Cakra 7 PN Medan itu juga kena tuntut membayar denda Rp1 miliar. Subsidair (bila denda tidak terbayar maka ganti dengan pidana) 6 bulan penjara.

Dari fakta-fakta hukum terungkap di persidangan, JPU dari Kejari Medan Kharya Saputra menyatakan, Pasal 114 Ayat 2 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dakwaan alternatif kesatu, telah memenuhi unsur.

Yakni secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima narkotika Golongan I jenis sabu seberat 7,90 gram.

Hal memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Sedangkan yang meringankan, terdakwa berperilaku sopan dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Setelah mendengarkan nota tuntutan jaksa, majelis hakim menunda persidangan hingga pekan mendatang. Agendanya mendengarkan pembelaan terdakwa (pledoi).

Info Masyarakat

Sementara JPU dalam dakwaan menguraikan, Kamis (18/2/2021), tim dari Satresnarkoba Polrestabes melakukan pengembangan atas laporan masyarakat dan melakukan penggeledahan kepada terdakwa beberapa lokasi di rumahnya.

Dari penggeledahan tersebut, tim kepolisian antinarkotika menemukan di belakang papan tulis pada garasi rumah terdakwa 1 bungkus plastik klip besar berisi kristal putih. Berikut timbangan digital dan 1 bungkus plastik klip kosong.

Setelah menjalani interogasi, terdakwa mengaku bahwa barang bukti tersebut adalah milik terdakwa. Ia membelinya dari Akbar (DPO) dengan tujuan untuk terdakwa perjualbelikan kepada orang lain.

reporter | Robert Siregar

Advertisement
Advertisement

Related posts

Leave a Comment