Sidang Disiplin Polsek Medan Barat, Korban Pemaksaan Kasus Kecewa Keputusan Sidang

Polsek Medan Barat

topmetro.news – H Marzuki Ali (61) warga Jalan Karya Bakti Lingkungan XII, Kecamatan Medan Deli sudah tidak lagi mempercayai kinerja jajaran Polrestabes Medan khususnya Polsek Medan Barat.

Hal itu dijelaskan Marzuki Ali kepada topmetro.news, Senin (11/10/2021) sekira pukul 14.00 wib seusai menghadiri sidang disiplin 4 oknum personil Polsek Medan Barat di Polrestabes Medan.

Sidang disiplin yang digelar Polrestabes Medan, atas Laporan Pengaduan (LP) H Marzuki ke Propam Poldasu sesuai STPL/48/VI/2021/Poldasu.

Dalam laporan itu, Marzuki Ali menerangkan keberpihakan dan pemaksaan kasus yang dialami dilakukan PS Kapolsek Medan Barat, AKP Tina Pulitawati, mantan Kanit Reskrim AKP Prastyo Triwibowo SH Sik, Panit Reskrim Iptu Ihkwanuddin serta Penyidik Aiptu Hartono Sitepu.

Sidang disiplin yang digelar Polrestabes Medan, dipimpin Wakapolrestabes AKBP Irsan Sinuhaji SH MH dan Kasi Propam Kompol Zonni Aroma SH itu, dimulai pukul 11.00 wib hingga 12.00 wib di ruang Rupatama Polrestabes Medan.

Dari hasil keputusan sidang, pemimpin sidang hanya memberikan sanksi terguran secara tertulis kepada empat orang oknum personil Polsek Medan Barat tersebut yang dihadiri H Marzuki Ali didampingi istrinya Hj Prihati dan anaknya Sarah Fadillah.

Karena hasil keputusan sidang tersebut, H Marzuki Ali mengaku merasa kecewa dan terpukul karena, para pelaku pemaksaan kasus dan keberpihakan kepada seseorang hanya diberikan sanksi teguran tertulis.

“Saya sangat-sangat kecewa dengan hasil putusan sidang, karena hanya diberikan sanksi teguran,” ujar Marzuki Ali. Saya merasa sudah ditargetkan oleh oknum Polsek Medan Barat menjadi tersangka karena, saya ditahan selama 25 hari,” lanjutnya

“Sejak saat ini, saya tidak lagi mempercayai kinerja pihak kepolisian khususnya Polrestabes Medan. Saya akan menyurati Kompolnas, Komnas HAM serta Kapolri tentang masalah yang saya alami,” tutur Marzuki Ali.

Lebih lanjut diutarakan Marzuki Ali, saat menghadiri sidang disiplin tersebut, dirinya dibatasi oleh pimpinan sidang untuk berbicara.

Sementara jawaban AKP Prastiyo Triwibowo saat ditanya tentang penahanan Marzuki Ali, Prastiyo mengatakan agar perbuatan Marzuki Ali tidak diulang-ulang dan untuk menghindari bentrokan.

“Saya berharap kepada Kapolri, Jendral Listyo Sigit agar memerintahkan seluruh anggotanya untuk bekerja secara profesional. Jangan terlalu memaksakan kasus yang tidak duduk untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka apalagi melakukan keberpihakan,” tegas Ali Marzuki dengan wajah kecewa.

Reporter | Dian

Related posts

Leave a Comment