RSU Aceh Singkil Terima Kasus Campak 21 Kasus, Nakes Imbau Seluruh Masyarakat Rajin ke Posyandu dan Jaga Kebersihan

topmetro.news – Sepanjang tahun 2022 ini sedikitnya ada 21 kasus campak yang ditangani oleh RSU Kabupaten Aceb Singkil. Hal ini tentu harus menjadi perhatian bersama agar dapat melakukan pencegahan penyakit yang dapat menular ini.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sampai tahun 2018, terdapat 89.127 kasus campak di seluruh Indonesia. Di mana 22 kasus di antaranya berakhir dengan kematian.

Sebagai informasi, campak merupakan penyakit menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada bayi dan anak-anak. Meskipun sebahaya itu, infeksi virus serius bagi anak kecil, tetapi pencegahannya mudah. Yakni dengan vaksin.

Penularannya penyakit ini menyebar melalui udara dengan tetesan hasil pernafasan yang berasal dari batuk atau bersin.

Kepada wartawan, Sukardi (KTU RSU Aceh Singkil) mengatakan, dari jumlah kasus yang masuk semuanya sudah tertangani. “Alhamdulillah. Ke 21 kasus campak yang kita terima saat ini sudah bisa ditangani. Dan semuanya sudah sembuh,” ucap Sukardi, Rabu (6/7/2022).

Lanjutnya, meskipun data ini tidak terlalu banyak dengan jumlah bayi yang ada di Aceh Singkil, namun ia menghimbau agar para orangtua berupaya dalam hal pencegahan. Seperti membawa anak ke Posyandu dan menjaga hidup bersih.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga agar selalu membawa anak-anaknya ke kegiatan Posyandu terdekat. Selalu menjaga kebersihan. Selain itu juga kalau warga ada melihat ciri-ciri mirip campak, langsung melapor kepada petugas kesehatan,” imbuhnya.

reporter | Rusid Hidayat

Related posts

Leave a Comment