Istri Sering Dianiaya, Suami Hampir ‘Gol’

TOPMETRO.NEWS – Walau sering jadi korban penganiayaan sang suami yang menikahinya, Sabariah Tanjung tetap saja masih mau memaafkan Benyamin yang tak lain suaminya sendiri.

Namun, Selasa (11/7) kesabaran Sabariah sudah pupus. Sabariah Tanjung mendatangi Polsek Medan Barat guna melaporkan suaminya Benyamin yang diketahui kerab ‘ringan tangan’ terhadapnya.

Di Polsek Medan Barat, korban langsung mengarahkan petugas Babhinkamtibmas untuk melakukan problem solving (pemecahan masalah).

Dibantu pihak Kepling setempat, kedua warga Kelurahan Gelugur Kota, Kecamatan Medan Barat dan suami istri yang berseteru pun dipertemukan di Kantor Lurah Glugur Kota.

“Awalnya, kedua suami istri itu Senin (10/7) sekira jam 20.00 wib kemarin, terjadi pertengkaran sehingga Benyamin memukul istrinya Sabariah. Akibat pemukulan itu, pelipis sebelah kanan ibu Sabariah mengalami bengkak,” terang Kapolsek Medan Barat, Kompol Viktor Ziliwu.

Dalam perdamaian itu disaksikan Aiptu Tarmidi (Bhabinkamtibmas), Rudi Hartono selaku Kepling XII Glugur Kota, serta suami istri yang bermasalah, Benyamin dan Sabariah Tanjung, mediasi pun berlangsung lancar dan gejolak antar keduanya dapat diselesaikan.

Problem solving (pemecahan masalah) merupakan kemampuan yang dimiliki personil Polri khususnya Babinkamtibmas terutama permasalahan sosial maupun kasus ringan yang tidak perlu diajukan ke sistim peradilan pidana (laporan ke Polisi-JPU-Hakim PN). Sehingga penyelesaian efektif dan efisien, namun tetap memberikan rasa keadilan bagi semua pihak,” ujar Kapolsek kepada wartawan, Selasa (11/7) siang.

“Usai kita mediasi, kedua belah pihak membuat surat pernyataan berjalan dengan tertib aman dan lancar dan keduanya saling bermaafan. Kemudian mereka pulang ke rumahnya. Untuk selanjutnya, Babinkmatibmas setiap hari melakukan DDS (door to door) ke setiap KK sebagai bentuk monitoring dan pembinaan terutama yang pernah ada konflik dan permasalahan,” jelas Kapolsek.(TM-07)

Related posts

Leave a Comment