Dr Darmawan Yusuf Soroti Dugaan Pelanggaran Hukum oleh Perusahaan Tambang di Sumut

Dr Darmawan Yusuf SH SE MPd MH CTLA Med menyoroti pelanggaran hukum oleh perusahaan tambang di Sumatera Utara

topmetro.news – Dr Darmawan Yusuf SH SE MPd MH CTLA Med menyoroti pelanggaran hukum oleh perusahaan tambang di Sumatera Utara. Advokat kondang ini pun meminta perhatian serius dari pihak berwenang terkait reklamasi pascatambang yang belum dilakukan.

Di mana hal itu, menurut Dr Darmawan Yusuf, mengakibatkan kerugian lingkungan dan berpotensi menyebabkan korban jiwa.

Sebelumnya, Polda Sumut menerima laporan terkait dugaan pencurian pasir kuarsa dan perusakan lahan seluas 4 hektar milik Sunani di Dusun V Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Batubara. Laporan itu menuding PT JSI dan PT BUMI sebagai pelaku utama.

Investigasi wartawan menemukan bahwa PT BUMI melakukan eksplorasi dengan alat berat milik PT JSI dan mengirim hasil tambangnya ke PT JSI, yang diduga sebagai penadah. Investigasi lebih lanjut menunjukkan bahwa perusahaan ini menambang di luar koordinat yang sesuai dengan dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Sebagai informasi, Subdit 1 Kamneg Dit Reskrimum Polda Sumut menangani kasus ini dan telah mengamankan dua ekskavator, menyebabkan aktivitas pertambangan pasir kuarsa di Desa Gambus Laut terhenti sementara.

Hingga berita ini tayang, Kombes Pol Sumaryono dari Dit Reskrimum Polda Sumut belum memberikan konfirmasi terkait perkembangan kasus ini.

Di tempat lain, aktivitas pertambangan tanah kaolin di Desa Bandar Pulau Pekan, Kecamatan Bandar Pulau, Asahan juga berhenti sementara. Alat beratnya, menurut laporan, tidak tampak. Hasil pertambangan ini sebelumnya dikirim ke PT Jui Shin Indonesia (JSI) di KIM 2 Medan.

Dinas Perindag ESDM Sumatera Utara melalui Kabid Hidrogeologi Mineral dan Batubara August SM Sihombing mengonfirmasi, bahwa tidak ada perusahaan tambang tanah kaolin yang terdaftar di lokasi tersebut. Dan aktivitas pertambangan, lanjutnya, tidak boleh dilakukan atas nama perseorangan.

Sedangkan Inspektur Tambang Dirjen Mineral dan Batubara (Minerba) G Panggabean juga menyatakan akan menindaklanjuti laporan ini.

berbagai sumber

Related posts

Leave a Comment