Jelang Pilkada Langkat, Kadis Pertanian dan Ketapang Soal Netralitas: No Comment

topmetro.news – Memasuki pelaksanaan Pilkada Langkat, beberapa camat, kepala desa dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Langkat diduga mulai menerapkan berbagai cara kepada masyarakat untuk berpihak kepada salah satu paslon.

Informasi ini berhasil dihimpun media ini dari berbagai sumber terpercaya dan keterangan warga pada saat Calon Bupati Langkat Nomor Urut 1 bergerilya mencari dukungan dan simpati warga di beberapa lokasi wilayah kecamatan di Kabupaten Langkat.

Bukan itu saja, info yang disampaikan sumber di salah satu instansi jajaran Pemkab Langkat, khususnya yang memiliki bidang program pelayanan langsung ke masyarakat, disebut-sebut Kepala OPD-nya memerintahkan pelaksanaan program ke masyarakat untuk menyisipkan ajakan dukungan kepada Paslon Nomor Urut 1 (Satria)

Sehingga, pelaksanaan kampanye yang dilakukan terlihat sangat massif memanfaatkan ASN termasuk camat, lurah, dan kepala desa, serta mitra kelompok binaannya dengan berbagai cara sebagai upaya merebut kembali tahta kekuasannya.

Bahkan pada tanggal 26 September 2024 baru lalu, Calon Bupati Langkat Satria disebut-sebut melakukan rapat rahasia dengan sejumlah kepala OPD yang membahas tentang janji politiknya terkait posisi dan jabatan jika dirinya terpilih kembali menjadi Bupati Langkat. Khususnya Calon Bupati Satria itu menekankan kepada Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan Ketapang) Hendrik Tarigan terkait hasil rapat di posko dinas bersangkutan.

Hasil rapat tersebut menghasilkan beberapa poin dukungan yang diselipkan pada saat pelaksanaan program kegiatan untuk kelompok mitra binaan, yakni:

1. Mengarahkan Koordinator BPP seluruh kecamatan se-Kabupaten Langkat untuk mendukung Satria.
2. Koordinator BPP wajib menyampaikan kepada kelompok tani untuk mendukung Satria.
3. Kontak Tani Nelayan Andalan KTNA akan melakukan pertemuan dengan Calon Bupati Satria untuk mengkoordinasikan mendukung Satria atas arahan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketapang.

Dalam pertemuan itu, Calon Bupati Satria sisebutkan memberikan instruksi kepada para pimpinan OPD termasuk Kadis Pertanian dan Ketapang, agar memastikan seluruh kelompok tani dan nelayan mendukung pencalonannya.

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Ketapang, Hendrik Tarigan, saat dikonfirmasi terkait upaya melakukan kampanye terselubung mendukung Calon Bupati Satria melalui masing-masing Koordinator BPP kepada Kelompok Tani dan Nelayan, membantahnya.

“Saya juga sudah pernah dikonfirmasi dengan salah seorang wartawan. Hoaks itu,” katanya datar menjawab awak media melalui chat WhatsApp, Selasa (1/10/2029).

Namun, kendati orang nomor satu di Dinas Pertanian dan Ketapang Langkat itu membantah telah memberikan perintah dukungan kepada Calon Bupati Satria, Hendrik Tarigan enggan memberikan pendapatnya terkait imbauan netralitas kepada seluruh ASN dan mitra kerja Dinas Pertanian dan Ketapang.

“No coment,” ujarnya singkat.

Di waktu berbeda, Camat Bahorok Robby Deritawan Sitepu SE MSP, saat dikonfirmasi melalui chat WhatsApp terkait netralitasnya sebagai ASN atas keterlibatan dirinya dalam kegiatan pencitraan Calon Bupati Syah Afandin di wilayah Bahorok dan Bukit Lawang pada Sabtu (28/9/2024) kemarin, juga memilih bungkam.

Terpisah, Sekda Langkat H Amril SSos MPP saat dikonfirmasi terkait sikapnya terhadap imbauan netralitas seluruh ASN jajaran Pemkab Langkat, juga memilih diam.

reporter | Rudy Hartono

Related posts

Leave a Comment