topmetro.news, MEDAN – Tak sekadar bicara kepedulian, Pelindo Regional 1 membuktikannya dengan aksi nyata. Lewat peluncuran Rumah Difabel Pelindo, perusahaan ini menghadirkan inovasi sosial yang memberi ruang berkembang bagi komunitas penyandang disabilitas di Medan dan sekitarnya.
Rumah Difabel ini bukan sekadar fasilitas—melainkan ekosistem inklusif yang dibangun untuk menumbuhkan kemandirian, kreativitas, dan produktivitas. Mulai dari pelatihan kerja, studio kreatif, hingga ruang interaksi sosial, semua dirancang ramah difabel dan mendorong pemberdayaan dari dalam komunitas.
“Kami percaya bahwa setiap individu memiliki potensi besar. Rumah Difabel ini adalah bukti bahwa Pelindo tak hanya membangun pelabuhan, tapi juga harapan,” ungkap Fadillah Haryono, Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1.
Inisiatif ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo, yang fokus pada pembangunan berkelanjutan dan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
Dari sisi penerima manfaat, antusiasme tinggi terlihat. Jondri Hartono, salah satu anggota komunitas difabel, menyebut fasilitas ini sebagai penyulut semangat baru.
“Bukan cuma bangunan. Ini tempat kami merasa dihargai dan punya peluang untuk maju,” ujarnya.
Dengan Rumah Difabel Pelindo, Pelindo Regional 1 tak hanya menjawab kebutuhan, tapi juga menghadirkan terobosan—menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dan inklusi sebagai fondasi masa depan.
Penulis TM

