TOPMETRO.NEWS – Seorang siswi SMP, AN (15) warga Rahuning, Asahan hamil 2 bulan, lantaran digauli RK (37) warga Aek Loba Peladangan Asahan yang diketahui telah memiliki istri dan seorang anak. Karena kondisi tersebut, AN tak mau sekolah lagi.
Informasi yang diterima, peristiwa itu berawal dari perkenalan melalui hendphone. Kemudian RK mengajak AN ketemuan di Simpang Pabrik Kelapa Sawit PT AMS Desa Rahuning.
Ketika bertemu, RK memaksa AN untuk melakukan hubungan suami istri.
“Saya berusaha menolak, karena saya kalah tenaga akhirnya RK merenggut kehormatan saya. RK mengaku lajang dan berjanji akan menikahi saya jika nanti saya hamil,” ucap korban kepada Run (56) neneknya dan keluarga yang curiga melihat perubahan tubuh AN.
Sejak kejadian itu, RK ketagihan dan sering melakukan hubungan intim terhadap korban. Hubungan itu dilakukan setiap bertemu di perkebunan kelapa sawit PTPN4 Pulau Raja.
“Saya panggil AN supaya diperiksakan ke bidan. Saat diperiksa ke bidan ternyata menurut bidan, AN sudah hamil 2 bulan,” jelas Run sembari mengatakan sudah merawatnya sejak bayi karena sudah ditinggal ayahnya dan ibu AN sudah menikah lagi.
“Jadi cucu saya ini tinggal sama saya. Karena mengetahui cucu saya itu hamil makanya saya ditemani keluarga melaporkan ke polisi karena si pelaku tidak mau bertanggung jawab,” katanya.
Kapolsek Pulo Raja AKP Juriadi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Karena masih anak dibawah umur, pihaknya pun menyerahkan ke unit PPA Polres Asahan agar ditindaklanjuti.
“Ini kasus anak dibawah umur, kami mengarahkan ke Polres Asahan,” terangnya.(TMN)

