topmetro.news, Medan — Pelayanan publik di Kantor Gubernur Sumatera Utara hingga hari kelima pasca-diterjang banjir besar, belum pulih secara penuh.
Amatan wartawan di Kantor Gubsu Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (2/12/2025) siang, penerangan pada beberapa ruangan kerja instansi sudah mulai menyala, namun lift belum dapat difungsikan dampak listrik yang belum sepenuhnya pulih. Di sisi lain, lantai basement sudah tampak kering setelah terendam cukup dalam, pada tiga hari yang lalu.
Pada bagian luar, terlihat instalasi listrik sedang diperbaiki oleh petugas PLN, termasuk kabel-kabel Telkom juga dirapikan.
Beberapa tiang listrik dalam kondisi masih belum berdiri saat itu. Kabel-kabelnya juga terlihat masih menjuntai di badan Jalan RA. Kartini, Medan. Sejumlah kabel-kabel itu tampak terhubung langsung instalasinya ke Kantor Gubsu. Pohon besar yang tumbang di area bekas Medan Club, tampak sudah dipotong dan dipinggirkan. Sebelumnya, pohon tua berukuran raksasa itu tumpang hingga melumpuhkan akses di Jalan RA. Kartini.
Menurut salah seorang aparatur sipil negara di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, selain listrik belum sepenuhnya pulih, lift kantor gubernur juga belum dapat digunakan pada hari itu. Beberapa server dan aplikasi juga belum bisa dioperasikan, dampak jaringan yang belum stabil.
“Sudah ada juga beberapa server dan aplikasi yang hidup, untuk surat menyurat, membalas surat masuk sudah ada yang bisalah. Tapi seperti lift memang belum bisa total, masih mati. Jaringan listrik pun perlahan sudah pulih hari ini,” pungkasnya.
Kondisi Kantor Gubsu pada hari sebelumnya diketahui lebih parah: pelayanan publik sama sekali belum berjalan. Hal tersebut ditandai dengan aliran listrik yang padam sejak banjir merendam sebagian besar kompleks perkantoran—terutama area basement yang menjadi titik paling parah. Situasi yang biasanya padat pada awal pekan berubah menjadi sepi tanpa tanda-tanda kegiatan birokrasi.
Pantauan wartawan di lokasi menunjukkan hanya tampak personel Satpol PP dan beberapa pekerja yang berjibaku menguras air di area basement. Mereka juga membersihkan sisa lumpur sambil memastikan ruang-ruang yang terdampak bisa kembali difungsikan.
Kepala Biro Umum Setdaprovsu, Chusnul Fanany Sitorus, belum memberikan keterangan resmi terkait estimasi pemulihan aktivitas kantor. Hingga berita ini diterbitkan, permintaan konfirmasi soal penanganan kerusakan dan waktu normalisasi belum mendapat respons.
Penulis | Erris

