topmetro.news, Langkat – Puluhan anggota ormas PK* Tanjungpura, tiba-tiba melakukan penyerangan terhadap warga yang sedang duduk di sebuah poskamling yang terletak di Gang Tani Kecamatan Tanjungpura, Selasa (16/12/2025), sekira pukul 21.35 WIB.
Akibat penyerangan itu, salah seorang warga bernama Wahyu, warga Dusun Harapan Desa Pematang Tengah Kecamatan Tanjungpura, mengalami luka bacokan di kedua tangannya dan kepala.
Informasi dari warga setempat yang saat itu berada di poskamling bersama korban mengatakan, bahwa mereka diserang puluhan anggota ormas PK* yang langsung dipimpin ketuanya berinisial PS.
Kronologi
Warga yang juga saksi mata saat peristiwa penyerangan itu menceritakan, saat itu mereka sedang duduk-duduk di poskamling yang berada di Gang Tani.
Tiba-tiba, ada dua pengendara sepeda motor berboncengan melintas di depan paskamling tersebut. Saat itu, salah seorang di antara pengendara tersebut, tiba-tiba melontarkan kalimat makian kotor kepada beberapa warga yang berada di poskamling.
“Mendengar makian kotor yang diucapkan kedua anggota ormas PK* itu, langsung dibalas oleh korban Wahyu,” jelas warga yang enggan disebutkan namanya itu dalam pemberitaan, melalui WhatsApp kepada topmetro.news, Selasa (16/12/2025) malam.
Namun, ternyata kedua anggota ormas tersebut diduga malah tidak terima dan seolah merasa tertantang. Apalagi, saat itu, salah seorang di antara pengendara motor dengan penuh emosi mengaku sebagai adik ketua ormas PK*, dan langsung menghubungi rekannya sesama anggota ormas PK* Tanjungpura.
Menurut warga, saat itu anggota ormas PK* yang mengendarai sepeda motor lewat HP mengatakan kepada rekannya jika mereka mengaku dikeroyok oleh warga yang berada di poskamling Gang Tani.
Tidak berselang lama, puluhan anggota ormas PK* yang langsung dipimpin ketuanya berinisial PS, datang ke poskamling mengendarai mobil ormas dan sepeda motor, sambil membawa berbagai jenis senjata tajam dan diduga membawa senjata api, langsung menyerang korban. Akibatnya, korban bernama Wahyu mengalami luka bacokan di bagian kedua tangan, dan kepalanya.
Puas melakukan pembacokan, kemudian PS bersama anggotanya pergi meninggalkan korban. Tak terima, dengan diantarkan keluarga serta warga lainnya, korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Tanjungpura dan melakukan visum di Rumah Sakit Mahkota Bidadari.
Informasi yang diterima warga setempat, PS yang merupakan Ketua PK* Kecamatan Tanjungpura tersebut, juga dikenal disebut-sebut merupakan salah satu bandar peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Tanjungpura.
Sayangnya, hingga berita ini dikirimkan ke redaksi, Kapolsek Tanjungpura Iptu Mimpin Ginting saat dikonfirmasi topmetro.news, terkait peristiwa penyerangan dan pembacokan korban bernama Wahyu, yang diduga dilakukan ketua serta puluhan anggota ormas PK* Kecamatan Tanjungpura, Selasa (16/12/2025) malam, belum menjawab.
reporter | Rudy Hartono

