topmetro.news, Medan – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat ketangguhan sumber daya manusia sebagai fondasi utama pelayanan kelistrikan.
Pascarangkaian bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, PLN UID Sumut menggelar kegiatan ‘Srikandi Movement’ bertema, ‘Srikandi Berdaya di Tengah Bencana – Strong Together, Shine Together’, sebagai upaya membangkitkan semangat, daya juang, dan solidaritas perempuan PLN.
Kegiatan yang dilaksanakan, Senin (9/12/2025) ini, menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan psikososial bagi para Srikandi PLN (perempuan tangguh PLN) yang tidak hanya berperan sebagai insan kelistrikan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut merasakan dampak bencana. Melalui pendekatan inspiratif dan humanis, kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan optimisme serta memperkuat kebersamaan dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Hadir sebagai pembicara utama, Mora Nasution, yang dikenal dengan gaya penyampaian komunikatif, hangat, dan membumi. Dengan materi yang dikemas secara ringan, reflektif, dan interaktif, Mora Nasution berhasil menciptakan suasana dialog yang hidup. Para peserta diajak berbagi pengalaman, menggali kekuatan diri, serta menemukan kembali makna peran perempuan dalam menghadapi situasi krisis—baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sosial.
GM PLN UID Sumatera Utara Mundhakir menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keseimbangan antara keandalan sistem kelistrikan dan ketangguhan insan PLN sebagai penggerak utama pelayanan publik.
“Di tengah bencana, kita belajar bahwa kekuatan tidak hanya lahir dari teknologi dan infrastruktur, tetapi juga dari manusia di baliknya. Para Srikandi PLN adalah simbol ketangguhan, empati, dan kepemimpinan. Melalui Srikandi Movement ini, kami ingin memastikan semangat, daya juang, dan solidaritas para Srikandi tetap terjaga, arena dari kebersamaan itulah kita bisa bangkit dan bersinar bersama,” ujar Mundhakir.
Ia menambahkan, peran perempuan dalam organisasi modern merupakan pilar penting dalam membangun organisasi yang adaptif dan berkelanjutan. Ketangguhan emosional, empati, serta kemampuan kolaboratif para Srikandi menjadi kekuatan strategis dalam menghadapi krisis sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Kegiatan Srikandi Movement ini sejalan dengan nilai-nilai AKHLAK PLN, khususnya Harmonis dan Kolaboratif, yang menekankan pentingnya saling peduli, saling menguatkan, dan tumbuh bersama.
Melalui semangat Strong Together, Shine Together, PLN UID Sumatera Utara menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya tentang memulihkan sistem kelistrikan, tetapi juga memulihkan harapan, semangat, dan kepercayaan diri—agar para Srikandi PLN terus menjadi cahaya bagi organisasi dan masyarakat.
sumber | RELIS

