Timteng Membara, Pemimpin Tertinggi ke-2 Iran Siapkan Serangan Ofensif Dahsyat

topmetro.news, Teheran – Pascatewasnya Pimpinan Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, putranya, Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei, dilaporkan kini memegang kendali utama dalam struktur kekuasaan Republik Islam Iran.

Ia pun disebut-sebut tampil sebagai figur sentral yang mengoordinasikan langkah-langkah politik dan militer Teheran di tengah eskalasi konflik berskala besar dengan Amerika Serikat dan Israel.

Sejumlah pejabat tinggi militer dan keamanan Iran dikabarkan telah menggelar pertemuan darurat tertutup untuk menyusun strategi balasan.

Dalam pertemuan tersebut, Motjaba Khamenei disebut memberikan arahan langsung terkait persiapan operasi ofensif besar-besaran sebagai respons atas serangan udara yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran sebelumnya.

Operasi ofensif ini disebut akan melibatkan peluncuran rudal jarak jauh, drone tempur, serta aktivasi jaringan sekutu regional Iran di berbagai titik strategis Kawasan Timur Tengah. Target utama disebut mencakup fasilitas militer dan kepentingan strategis Amerika Serikat serta Israel di wilayah tersebut.

Berkabung

Di Teheran dan sejumlah kota besar Iran, suasana berkabung nasional masih berlangsung. Ribuan warga turun ke jalan dalam aksi-aksi protes dan seruan balas dendam, sambil mengibarkan bendera hitam dan poster Pemimpin Tertinggi yang wafat.

Aparat keamanan memperketat penjagaan di pusat pemerintahan, pangkalan militer, serta instalasi vital negara.

Sementara itu, komunitas internasional terus menyuarakan kekhawatiran atas potensi meluasnya perang terbuka di kawasan. Ketegangan yang meningkat pesat ini dikhawatirkan dapat memicu konflik regional yang lebih luas, mengganggu stabilitas Timur Tengah, serta berdampak pada keamanan global dan pasokan energi dunia.

Hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari otoritas Iran mengenai struktur kepemimpinan baru. Namun, sumber-sumber internal menyebut Motjaba Khamenei tengah memainkan peran kunci dalam pengambilan keputusan strategis, terutama terkait langkah-langkah militer balasan yang disebut akan segera diumumkan dalam waktu dekat.

berbagai sumber

Related posts

Leave a Comment