DPRD Medan: Tebus Ijazah Bukti Nyata Keberpihakan pada Pendidikan

topmetro.news, Medan – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Medan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menegaskan hadirnya kebijakan konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah program tebus ijazah yang digagas Pemerintah Kota Medan.

Anggota Komisi II DPRD Medan Tia Ayu Anggraini, menilai program tersebut sebagai langkah strategis dalam menjawab persoalan klasik di dunia pendidikan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang terkendala mengambil ijazah akibat keterbatasan ekonomi.

“Hardiknas harus menjadi momentum refleksi sekaligus aksi nyata. Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah, sehingga tidak boleh ada lagi warga yang terhambat mengaksesnya,” ujar Tia, Minggu (3/5/2026).

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, Pemerintah Kota Medan terus menegaskan komitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Program tebus ijazah menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut.

Menurut Tia, kebijakan ini membuka kembali peluang bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja, terutama bagi mereka yang sebelumnya tertahan karena ijazah belum ditebus.

“Program ini sangat relevan dengan semangat Hardiknas. Banyak masyarakat yang sebelumnya tidak bisa melamar pekerjaan atau melanjutkan pendidikan karena ijazah tertahan. Ini solusi konkret yang berdampak langsung,” tegasnya.

Berdasarkan data pemerintah, program tebus ijazah telah membantu ratusan warga dari berbagai jenjang pendidikan untuk memperoleh kembali dokumen penting mereka.

Selain itu, Tia yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan mendorong agar program ini terus diperluas dan disosialisasikan secara masif, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Ia pun menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam memastikan kebijakan pendidikan berjalan efektif dan tepat sasaran. “Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis cita-cita menghadirkan pendidikan yang merata, inklusif, dan berkeadilan di Kota Medan dapat benar-benar terwujud,” pungkasnya.

reporter | Thamrin Samosir

Related posts

Leave a Comment