topmetro.news, Medan – Upaya mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat terus dilakukan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan. Melalui program Eazy Paspor, instansi tersebut kembali menghadirkan layanan pembuatan paspor secara kolektif yang kali ini menyasar jemaat Gereja Kristen Indonesia Medan.
Kegiatan yang berlangsung di Adora Convention, Sabtu (13/6/2026) itu, mendapat respons positif dari masyarakat. Layanan yang dibuka mulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB tersebut memberikan kemudahan bagi pemohon untuk mengurus paspor tanpa harus datang ke kantor imigrasi pada hari kerja.
Dalam pelaksanaannya, petugas Imigrasi Belawan membawa perangkat layanan lengkap, termasuk alat perekaman biometrik, kamera, dan perangkat verifikasi dokumen. Dengan demikian, seluruh proses permohonan paspor dapat dilakukan langsung di lokasi kegiatan.
Selama layanan berlangsung, tercatat sebanyak 36 permohonan paspor berhasil diproses. Dari jumlah tersebut, 23 pemohon mengajukan paspor baru, sedangkan 13 lainnya mengurus penggantian paspor karena masa berlaku habis atau alasan administrasi lainnya.
Selain pemeriksaan dokumen persyaratan, para pemohon juga menjalani wawancara singkat dan perekaman data biometrik berupa foto wajah serta sidik jari sebagai bagian dari prosedur penerbitan paspor.
Perwakilan GKI Medan, Daniel Wongso, menyampaikan apresiasi atas hadirnya layanan Eazy Paspor yang dinilai sangat membantu jemaat dan masyarakat.
“Kiranya dengan pelayanan yang diberikan, Kantor Imigrasi Belawan semakin jaya dan senantiasa menjadi berkat bagi masyarakat. Terima kasih atas pelayanan yang diberikan,” ujarnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Eko Yudis Parlin Rajagukguk, mengatakan bahwa program Eazy Paspor merupakan salah satu bentuk transformasi pelayanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, layanan jemput bola seperti ini akan terus diperluas ke berbagai kalangan, mulai dari komunitas, lembaga pendidikan, hingga instansi di wilayah kerja Imigrasi Belawan.
“Program pelayanan ini sebagai wujud implementasi birokrasi yang modern, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat sesuai arahan Dirjen Imigrasi,” kata Eko.
Kegiatan pun berakhir dengan lancar tanpa kendala berarti. Keberhasilan pelaksanaan Eazy Paspor di GKI Medan menjadi bukti nyata komitmen Imigrasi Belawan dalam menghadirkan pelayanan yang mudah dijangkau, cepat, dan semakin dekat dengan masyarakat.
reporter | Thamrin Samosir

