Bupati Asahan : Dilapangan Kita Lawan, Usai Pertandingan Kita Tetap Kawan

topmetro.news, Asahan  – Junjung tinggi sportivitas, perekat persatuan, raih prestasi jadi juara adalah tema turnamen sepak bola peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 81 memperebutkan piala Dandim 0208 Asahan.

Turnamen dibuka Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin SSos MSi didampingi Dandim 0208 Asahan Letkol Edy Syahputra di Stadion Mutiara Kisaran, Senin (27/7).

Ali Ibra Manurung sebagai panitia menyampaikan turnamen diikuti 15 tim, terbagi dalam 4 grup, yakni FC APDESI Asahan, FC PAPDESI Asahan, FC Kodim 0208/Asahan, FC Polres Asahan, IKA UMMAS, FC ILUNI UNA, FC KONI Asahan, FC PERADI Astara, FC PWI Asahan, FC Pemkab Asahan, FC Kemenag Asahan, FC Camat se-Asahan, FC BSP Kisaran, FC Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V dan FC FORWAKA Asahan.

Letkol Edy Syahputra menyampaikan turnamen sepak bola HUT RI ke 81 memperebutkan piala Dandim 0208/Asahan bukan hanya menjadi ajang kompetisi antar instansi, tetapi juga sarana pembinaan atlet sepak bola berbakat.

“Ini bentuk dukungan terhadap pegiat olahraga yang mampu mempererat persatuan, meningkatkan semangat sportivitas serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat”, kata Dandim.

Dandim berharap akan lahir atlet-atlet sepak bola berprestasi yang mampu mengharumkan nama Asahan provinsi bahkan nasional.

Dandim mengingatkan wasit dan perangkat pertandingan agar profesional, adil dan jujur. Kepada pemain dan official, diharapkan menghormati keputusan wasit serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Bupati Asahan apresiasi panitia atas terselenggaranya turnamen ini. Turnamen ini merupakan bukti nyata bahwa olahraga mampu menjadi perekat persatuan sekaligus membangun generasi yang sehat, tangguh dan berprestasi.

“Setelah sukses menggelar piala Bhayangkara dan piala Dandim, Pemkab Asahan berencana menggelar piala Bupati Asahan untuk usia 12 – 15 tahun sebagai bentuk keseriusan dalam pembinaan sepak bola usia dini”, kata Taufik.

“Di lapangan kita boleh menjadi lawan, tetapi setelah pertandingan selesai kita tetap menjadi kawan. Menang dan kalah adalah hal biasa, namun sportivitas dan persaudaraan harus tetap dijaga”, kata Taufik.

Reporter | Indra

Related posts

Leave a Comment