81 Tahun Menanti, Bobby Nasution Tegaskan Komitmen Tuntaskan Jalan Sipiongot

topmetro.news, Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan di Sipiongot, bukan sekadar janji politik, melainkan kewajiban pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Setelah puluhan tahun menanti, masyarakat Dolok Sipiongot dan sekitarnya kini mulai merasakan pembangunan jalan yang lebih layak. Komitmen tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri pengajian dan silaturahmi Ikatan Keluarga Dolok Sipiongot dan Sekitarnya (IKDS) di Jalan Menteng Indah, Medan Denai, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi warga IKDS untuk menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas dimulainya pembangunan infrastruktur di kampung halaman mereka.

“Ini merupakan kewajiban kami sebagai pemerintah. Kami sepakat hari ini dari Pemerintah Provinsi bersama-sama dengan DPRD, kalau mau membangun suatu daerah jangan sepenggal-sepenggal,” tegas Bobby.

Menurutnya, kebutuhan pembangunan harus dilakukan secara menyeluruh. Minimal 40 persen dari total kerusakan jalan harus diselesaikan secara tuntas dalam satu anggaran. Selain itu, diperlukan jalur alternatif pengerjaan agar kualitas pembangunan tetap terjaga.

Bobby juga menceritakan pengalaman emosional ketika pertama kali meninjau langsung kondisi jalan di Sipiongot. Saat itu, ia melakukan perjalanan menuju sebuah desa terpencil hingga sekitar pukul 02.00 WIB melalui jalan rusak di tengah hutan.

Setibanya di lokasi, Bobby disambut hangat oleh masyarakat lanjut usia yang masih terjaga sambil menabuh rebana sebagai bentuk penghormatan kepada kepala daerah yang datang melihat kondisi mereka secara langsung.

“Melihat kondisi masyarakat secara langsung di lapangan saat itu membuat saya meneteskan air mata. Sejak itu saya bertekad, selama masa jabatan saya, janji pembangunan ini harus ditepati karena dampaknya akan dirasakan selamanya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, Pemerintah Provinsi Sumut meningkatkan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara signifikan.

Jika pada tahun sebelumnya anggaran untuk sektor jalan dan sungai berada di kisaran Rp500 miliar, pada 2026 pemerintah mengalokasikan Rp1,9 triliun khusus untuk pembangunan jalan.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby Nasution juga menerima prosesi adat upah-upah sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa keselamatan dari para tokoh masyarakat.

Sementara itu, Penasihat IKDS Ihwan Ritonga mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sumut terhadap pembangunan di Sipiongot. Menurutnya, berdasarkan catatan para tokoh masyarakat, wilayah tersebut belum pernah menikmati pembangunan infrastruktur secara menyeluruh sejak Indonesia merdeka.

“Sudah 81 tahun Indonesia merdeka, baru di bawah kepemimpinan Pak Gubernur Bobby Nasution daerah kami tersentuh pembangunan secara total. Dulu anggaran hanya masuk untuk 2 kilometer, tapi sekarang tiga ruas jalan utama di wilayah Dolok, Sipiongot, hingga Huta Baru sedang berproses dibangun,” ujar Ihwan.

Di akhir acara, para kepala desa yang datang langsung dari Sipiongot ke Kota Medan menitipkan harapan agar pembangunan jalan dapat terus dilanjutkan hingga menjangkau 17 desa lainnya di kawasan perbatasan.

Wilayah tersebut antara lain berada di kawasan yang berbatasan dengan Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Rantauprapat, dan Tapanuli Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan perangkat daerah Provinsi Sumut, Ketua Umum IKDS, pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Dolok Sipiongot KH Abdul Effendi, para tokoh adat Raja, serta ratusan warga dan ibu-ibu pengajian IKDS.

Penulis | Erris

 

Related posts

Leave a Comment