topmetro.news, Karo – Reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara harus menghasilkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara Dr Parlindungan SH MH menegaskan, reformasi birokrasi tidak boleh hanya menjadi jalan untuk mengejar predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Internalisasi Reformasi Birokrasi yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun Anggaran 2026 di Taman Simalem Resort, Kabupaten Karo, Senin (31/8/2026).
Menurut Parlindungan, ukuran keberhasilan reformasi birokrasi harus terlihat dari semakin baiknya pelayanan publik dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
“Pelayanan keimigrasian harus memberikan kepastian, keadilan dan kenyamanan. Bukan hanya cepat dan prosedurnya jelas, tetapi juga harus bebas dari pungutan liar serta berbagai bentuk penyimpangan,” ujarnya.
Ia menekankan pembangunan Zona Integritas merupakan tanggung jawab seluruh jajaran. Komitmen tersebut harus dibangun melalui penguatan integritas, perubahan pola pikir dan budaya kerja, peningkatan pengawasan, akuntabilitas serta inovasi yang memberikan manfaat nyata.
“Mari kita jadikan Reformasi Birokrasi bukan sekadar program, tetapi menjadi budaya kerja. Mari kita jadikan Zona Integritas bukan sekadar predikat, tetapi menjadi karakter organisasi,” tegas Parlindungan.
Dalam kesempatan itu, Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara juga memperkenalkan identitas baru melalui jargon, motto, jingle serta maskot RIMBA, yang merupakan singkatan dari Harimau Sumatera Kawan Imigrasi.
Selain itu, dua inovasi turut diluncurkan, yakni AMANG (Aplikasi Anak MagANG) dan HORAS TAMU. Inovasi tersebut dihadirkan sebagai bagian dari penguatan budaya kerja dan peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian.
Internalisasi Reformasi Birokrasi tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen jajaran Imigrasi Sumatera Utara dalam mendukung 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Melalui integritas, profesionalisme dan inovasi, Imigrasi Sumatera Utara berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Komitmen itu menjadi bagian dari upaya menguatkan semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, bahwa reformasi birokrasi harus berujung pada pelayanan yang lebih baik dan kepercayaan publik yang semakin kuat.
reporter | Thamrin Samosir

