topmetro.news, Langkat – Warga Kabupaten Langkat kembali digegerkan dengan viralnya video rekaman yang dibuat personil Polres Langkat Bripka A Tamba, terkait kiprah salah seorang personil Brigadir EOY yang disebut-sebut merupakan oknum polisi dari Satres Narkoba Polres Langkat, sering menerima setoran dari bandar narkoba berinisial As di Batang Serangan.
Narasi yang disampaikan anggota Polri pada videonya menyebutkan, bahwa keterlibatan oknum Brigadir EOY ini sering menerima setoran dari bandar Sabu As, setiap 10 hari awal bulan.
“Bahkan, setelah 10 hari awal bulan menerima setoran, sebelum 10 hari berikutnya, EOY ini juga meminta lagi setoran itu. Tapi, mirisnya, orang yang menyetorkan, malah ditangkap,” ujarnya.
Bukan itu saja, sumber narasi video atas keterlibatan Brigadir EOY tersebut, dijelaskan oleh perekam, bahwa informasi ini bersumber berdasarkan keterangan salah seorang diduga pengedar sabu, yang sering menyetorkan uang kepada EOY atas titipan As.
Dalam narasi yang disampaikan, terlihat bahwa personil yang membuat video merasa kecewa dengan ‘sepak terjang’ Brigadir EOY tersebut.
Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP Hennry PH Tambunan melalui Kasat Narkoba AKP Amrizal Hasibuan, saat dikonfirmasi terkait viralnya video pengungkapan keterlibatan Brigadir EOY dengan As yang disebut-sebut merupakan salah seorang pengedar sabu di Batang Serangan, mengatakan, video tersebut merupakan video lama, yang diposting ulang.
“Itu video lama diupload kembali. Pak Gultom sudah lama di PTDH Pak,” ujar Kasat, Sabtu (12/9/2026) malam.
reporter | Rudy Hartono

