Medan Corpu Smart Jadi Sorotan Studi Lapangan Peserta PKP LAN Aceh

topmetro.news, Medan – Inovasi pembelajaran digital yang dikembangkan Pemerintah Kota Medan menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan studi lapangan 20 peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan II Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Kinerja Lembaga Administrasi Negara (Pusjar SKMK LAN) Aceh, Kamis (8/10/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan memperluas wawasan peserta mengenai penerapan inovasi pelayanan publik, pengelolaan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung tata kelola pemerintahan.

Rombongan yang berasal dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI itu dipimpin Widyaiswara Ahli Utama Faizal Andriansyah.

Kehadiran mereka disambut Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Medan Laksamana Putra Siregar bersama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan Subhan Fajri Harahap di Aula Pemko Medan, lantai 4.

Dalam kesempatan tersebut, Laksamana Putra Siregar mengajak para peserta memanfaatkan kegiatan ini untuk mempelajari berbagai praktik inovasi yang telah diterapkan Pemko Medan.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada tahap observasi, tetapi dapat dikembangkan menjadi gagasan pembaruan di lingkungan kerja masing-masing, terutama dalam meningkatkan efektivitas birokrasi dan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Medan Corpu Smart, platform pembelajaran digital bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan.

Platform tersebut mendukung proses pembelajaran dan peningkatan kompetensi pegawai secara mandiri serta berkelanjutan. Pengembangan sistem ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong ASN agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik.

Bagi peserta PKP, praktik yang diterapkan Pemko Medan diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dalam merancang inovasi dan proyek perubahan di instansi masing-masing.

Melalui studi lapangan ini, pertukaran pengalaman antarlembaga diharapkan dapat memperkuat budaya inovasi sekaligus mendorong terwujudnya birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

reporter | Thamrin Samosir

Related posts

Leave a Comment