topmetro.news, Medan – Pomparan Toga Sinaga adalah salah satu marga dengan jumlah terbesar di Indonesia, mencapai kurang lebih satu juta jiwa. Jumlah ini bahkan bisa membentuk satu provinsi.
Demikian antara lain terungkap dari sambutan Ketua Umum PPTSB (Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dohot Boruna) se-Dunia, saat menyampaikan sambutan pada Pembukaan Mubes (Musyawarah Besar) PPTSB se-Dunia, Jumat (30/10/2026), di Aryaduta Hotel Medan.
Rangkaian kegiatan sudah berlangsung dari sehari sebelumnya, Jumat (29/10/2026) dan akan berlangsung hingga, Minggu (1/11/2026).
“Bangka Belitung warganya satu juta sudah bisa jadi provinsi. Berarti Toga Sinaga juga bisa satu provinsi,” ujarnya, disambut aplaus dari ratusan peserta yang memadati lokasi acara.
Di awal sambutannya Ir Edison Sinaga terlebih dahulu memperkenalkan para jajaran pengurus DPP PPTSB. Mulai dari Sekjen Edward Sinaga, Bendum Sadar Sinaga, hingga para ketua bidang, ia sebut satu per satu.
Demikian juga para penasehat, pembina, dewan pemangku adat, dewan pakar, dan lainnya, termasuk Ketua Dewan Pembina Mangihut Sinaga SH MH yang merupakan ketum sebelumnya, turut diperkenalkan.
Ir Edison juga mengungkapkan, bahwa jajaran pengurus saat ini sedang mencoba menata organisasi dengan baik dan bertanggungjawab kepada wilayah, tidak langsung kepada cabang.
“Kecuali cabang khusus, seperti Aceh, Yogya, dan Sulsel,” sebutnya.
Pada bagian lain sambutannya ia menyebut, bahwa saat ini PPTSB sudah hadir di 20 provinsi dan 157 kabupaten dan kota dengan jumlah anggota kurang lebih satu juta.
Ia juga mengungkapkan, bahwa hanya PPTSB punguan marga, yang punya aset atas nama PPTSB, baik kantor, tanah, maupun aset lainnya.
Selanjutnya Ir Edison Sinaga menutup sambutannya dengan menekankan, agar kebersamaan yang sudah terjalin selama ini, semakin baik dan solid.
Paperless
Sebelumnya, dalam laporannya, Ketua Panitia Mubes XVI PPTSB se-Dunia Prof John Piter Sinaga menyebut, bahwa mubes dihadiri delegasi utusan PPTSB dari semua cabang dan wilayah. Hadir 111 cabang dan 18 wilayah dari seluruh Indonesia, termasuk dari Papua dan juga luar negeri.
Prof John Sinaga pun menyampaikan ucapan terimakasih kepada selutuh pihak yang sudah berpartisipasi, sehingga mubes bisa berlangsung dengan baik. “Mubes bisa terlaksana dengan baik karena dukungan dan partisipasi dari seluruh anggota dan pengurus PPTSB se-Indonesia,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan, bahwa selaku panitia, mereka menyadari ada kekurangan atas segala persiapan yang dilakukan. “Marilah kita jadikan kekurangan itu menjadi dorongan bagi kita semua untuk menjadikan PPTSB ini semakin maju,” katanya.
Prof John juga menyampaikan, bahwa saat ini, PPTSB sudah mencakup 156 cabang dan 20 wilayah. “Dan mubes ini membuktikan bahwa rasa persaudaraan di Toga Sinaga semakin berkembang, baik dari jumlah cabang maupun kebersamaan yang sudah terjalin,” sebutnya.
“Oleh karena itu, mari kita perkuat persaudaraan di antara kita. Sehingga semakin terbukti bahwa Marga Sinaga yang terbesar di Indonesia dan yang paling bersatu dalam setiap acara,” sambungnya.
Tak lupa, ia menyebut, bahwa kegiatan juga dilakukan secara hybrid (dalam dan luar jaringan) dan ‘paperless’ (tanpa kertas). Ini juga sekaligus pengupayaan, bahwa PPTSB juga turut fokus pada perkembangan iptek.
Mewakili Gubsu, Kepala BPSDM Sumut Dr Agustinus Panjaitan menyampaikan permintaan maaf, karena Gubernur Bobby Nasution berhalangan hadir disebabkan ada tugas di Nias.
Selanjutnya, mantan Pjs Bupati Toba ini menyampaikan salam hangat dari Bobby Nasution atas terselenggaranya mubes dan berharap dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat sekitar.
Melalui Agustinus, Gubsu berpesan agar setiap perbedaan dalam musyawarah disikapi dengan kedewasaan. “Dan setiap keputusan bukan hanya jadi dokumen tapi diwujudkan dengan kerja nyata,” ujar Bobby Nasution, sebagaimana dibacakan Dr Agustinus.
Pemukulan Gong
Pembukaan mubes itu sendiri berlangsung dengan semarak, diawali dengan prosesi diiringi para ‘panortor’. Selanjutnya pengalungan bunga kepada Ketua Umum PPTSB Ir Edison Sinaga.
Sedangkan pembukaan dilakukan dengan pemukulan gong dan taganing oleh Dr Agustinus Panjaitan bersama dengan Ketua Umum PPTSB, Ketua Panitia Mubes, dan lainnya.
Mubes XVI PPTSB Tahun 2026 akan berlangsung selama empat hari dengan agenda utama ‘Laporan Pertanggungjawaban Pengurus 2022-2026. Kemudian ada pemilihan Ketua Umum dan BPH Periode 2026-2030, serta perumusan program kerja strategis di bidang sosial, pendidikan, Adat Budaya Batak, serta pemberdayaan ekonomi warga.

penulis | Raja P Simbolon

