TOPMETRO.NEWS – 3 Tahun kepemimpinan Jokowi- JK diwarnai dengan sejumlah aksi. Salah satunya datang dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) kota Medan yang menggelar aksi mereka dengan mendatangi gedung DPRD Medan, Jumat (20/10).
Dalam orasinya, KAMMI Medan menyampaikan Sembilan Amanat Rakyat (SEMBARA) yang merupakan sikap dan tuntutan selama tiga tahun kepemimpinan Jokowi-JK.
“Selama tiga tahun kepemimpinan Jokowi-JK ada begitu banyak turbulensi- turbulensi kebangsaan, hukum saat ini tajam ke lawan tumpul ke kawan.Banyak terjadi politik busuk serta kondisi ekonomi yang stagnasi bahkan nilai tukar rupiah pun terus merosot,” sebut mahasiswa.
Untuk itu, kata Ketua Umum KAMMI Medan, Arri Aliansyah Siregar melalui aksi ini ada sembilan tuntutan sebagai pernyataan sikap terhadap kepemimpinan Jokowi- JK yakni, Tolak Perppu Ormas No.2 Tahun 2017, tolak liberalisasi dan komersialisasi dunia pendidikan.
Kemudian, tegakkan supremasi hukum, bebaskan aktivis dan ulama yang dikriminalisasi.Tolak politisasi KPK, turunkan TDL, Tolak Privatisasi BUMN, Nasionalisasi Freeport serta Pemerintah Jangan Kas Bon terus.
“Jokowi dalam kampanyenya pernah berjanji untuk meminimalisir hutang keluar negeri, namun nyatanya dalam tiga tahun pemerintah Jokowi hutang Indonesia sudah mencapai Rp 3706 triliun. Maka, dalam 3 tahun ini KAMMI Medan menuntut pemerintah jangan kas bon terus,” pungkas mereka. (***)

