Banjir di Sei Rampah Berangsur Surut, Tapi 60 KK Masih Terendam

Banjir di Sei Rampah Berangsur Surut, Tapi 60 KK Masih Terendam
Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Banjir di Kabupaten Serdang Bedagai, berangsur surut, namun lebih 60 rumah masih terendam di Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Senin (11/12).

Kepala Desa Sei Rampah, Munajat (foto) didampingi Kepala Susun VIII, Siswanto mengatakan, banjir yang berangsur-angsur surut tetapi masih ada rumah yang masih terendam.

“Lebih 60 rumah terendam, terutama si Dusun III Kampung Mendeling, Dusun I Gang Kancil terus Kampung Polo, Dusun VII Kampung Pala, Dusun VIII, masih terendam sehingga mereka masih mengungsi di rumah keluarga atau tetangganya,” kata Munajat di kantornya.

Kini kata Kades Munajat, pihaknya masih memantau bersama Kepala Dusun dan tetap waspada karena cuaca masih mendung.

“Kalau saat ini surutnya sudah signifikan karena air laut surut, kalau saja air laut pasang banjir masih bertahan apalagi cuaca kadang mendung dibarengi juga hujan, tapi kita tetap waspadalah,” ujar Munajat.

Hasil pantauan Top Metro (grup www.topmetro.news), posko bencana milik TNI masih berdiri di lokasi banjir tetapi peralatan dapur sudah diangkut, begitu juga pasukan sudah ditarik walaupun saat ini masih ada beberapa prajurit dari Koramil I0 Sei Rampah tetap mengawasi daerah lokasi banjir.

Batuan dari Pemkab Serdang Bedagai sampai saat ini belum terlihat, tetapi biasanya setelah banjir kering barulah datang.

“Jadi selama banjir meluap bantuan datang dari para pengusaha, ormas, mahasiswa dan masyarakat lainnya, bantuan itu sudah digunakan ke masyarakat di posko bencana dan bantuan juga disalurkan langsung kepada korban yang disalurkan langsung ke tempat warga yang kena musibah,” kata Munajat.

Sementara itu, Kepala Dusun VIII, Siswanto mengatakan, pasca banjir ini banyak keluhan warga terhadap kesehatannya, memang ada pihak Puskesmas datang langsung mengobati warga.

“Karena warga semakin banyak yang hendak berobat akhirnya dihentikan karena sudah sore dan besok dilanjutkan, tetapi setelah esok harinya ditunggu dan warga sudah kumpul tetapi pihak puskesmas tidak datang dan akhirnya warga yang hendak berobat sangat kecewa,” kata Siswanto.

Pantauan Top Metro di beberapa lokasi banjir di Sei Rampah, ada puluhan rumah masih digenangi air terparah saat ini di Dusun III dan Dusun I Desa Sei Rampah, puluhan rumah masih digenangi air di dalam rumah berpariasi ada yang sampai 30 cm.

Masyarakat sejak terjadinya banjir sudah ada yang mengalami sakit terutama gatal-gatal dan demam sehingga pasca banjir ini Dinas Kesehatan Sergai diharapkan terus melakukan pengobatan di poskonya di lokasi banjir dan bila perlu terus melakukan pengobatan dibeberapa tempat lokasi banjir yang saat ini masih dialami masyarakat. (TM/Sugi)

Advertisement
Advertisement

Related posts

Leave a Comment