You are here
Komunitas Brotherhood Byson Medan (BBM) Komunitas 

Komunitas Brotherhood Byson Medan (BBM)

topmetro.news – Komunitas Brotherhood Byson Medan (BBM) didirikan pada tanggal 4 Juni 201 dan sekaligus dideklarasikan di sekretariat BBM Jl. Prajurit no 83 Medan. Adapun pendiri BBM ini terdiri dari: Sonny sumantri, Khairul Aan, Muhammad Junaidi, Benny Setia Hadi, Anshari, Surya Dinata, Andri Gunawan dan di dukung oleh: Ali ndein, Chandra ZA dan Hanafi.

Maksud dan tujuan di dirikannya komunitas ini adalah untuk menyalurkan hobi agar lebih bermanfaat, untuk menjalin persaudaraan sesama bikers, untuk menjadi pelopor lalu lintas yang baik, berusaha untuk peduli terhadap lingkungan sosial dan alam serta untuk mengenalkan keindahan alam Indonesia.

Brotherhood Byson Medan Bukan hanya touring

Mengenai kegiatan yang sudah dilakukan sejak berdirinya club ini, selain touring juga mengenalkan objek wisata, hal ini sebagaimana dikatakan oleh Ali, selaku Ketua Brotherhood Byson Medan (BBM) dalam keterangannya yang diberikan pada saat wawancara dengan wartawan Top metro di kantor sekretariatnya,

“tidak saja touring, kami juga mengenalkan objek wisata, mengadakan jalinan slaturahmi kepada sesama anggota dengan mengadakan family gathering dan mengundang club bikers lainnya. Pernah juga Bansos bersama bikers lainnya ke panti asuhan dan pernah berbagi rezeki kepada kaum duafa di seputaran kota Medan dengan slogan “MENABUNG ON THE ROAD”, Menyalurkan Nasi Bungkus dan uang tali asih kepada kaum duafa di jalan-jalan, pernah juga berpartisipasi dalam kegiatan anti narkoba dan kegiatan-kegiatan keagamaan”. Katanya.

Selanjutnya mengenai kegiatan-kegiatan seperti touring yang selalu dilakukan oleh komunitas ini, Ali mengatakan bahwa kegiatan ini akan di sesuaikan dengan keadaan dan profesi dari masing-masing anggotanya, karena mereka mempunyai profesi yang berbeda-beda.

“untuk kegiatan touringnya selalu kita adakan secara rutin dan dikondisikan dengan semua member, sesuai dengan waktu dan profesinya, intinya kegiatan touring tersebut terus berlanjut hingga sekarang meskipun tidak full diikuti oleh semua member dikarenakan waktu dan profesi, selama ini kita sudah pernah touring ke titik 0 Sabang (Aceh), Padang (Sumbar), Danau Toba dan Samosir, Tele, Tapak Tuan dan lain-lain” ucapnya.

Agenda BBM pada tanggal 9 pebruari 2018 ikut berpartisipasi di acara bikers religi di masjid Al Amin Medan, tangggal 23,24,25 pebruari touring ke Sibolga untuk menghadiri undangan-undangan Anniversary dari club lain.

Pengurus Komunitas Brotherhood

Untuk susunan pengurus BBM saat ini strukturnya sebagai berikut:

1. Ketua : Ali Ndien.

2. Wakil Ketua : Bayu Wira.

3. Humas 1 : Chandra ZA.

4. Humas 2 : Zulkhairi.

5. Bendahara 1 : Iing Koshita.

6. Bendahara 2 : Andry Gunawan.

7. Penasehat : Sonny Sumantri, Benny Setia Hadi, M Junaidi, Khairul Aan.

: Edi Siswanto, Arbon.

8. Sekjen : Anshari.

9. Korlap : Uki Laksono, Hariyono, Rudi Setiawan.

10. Anggota : Eko Rizky Hasibuan, Rizky, Joe, Dian, Sry, Wan M Fahreza, : Dicky, Mahlizar, Hadi Prayugo, Surya Dinata.

11. Alamat sekretariat : Jl Prajurit no 83 Medan.

Mengenai bagaimana pergantian pengurus di komunitas Brotherhood Byson Medan selanjutnya Ali menjelaskan,

“untuk pergantian kepengurusan, kita mengadakan musyawarah bersama hingga mendapatkan keputusan, intinya kepengurusan harus terus berganti untuk penyegaran dan semangat berkomunikasi, kepengurusan tidak melebihi dari dua periode, itu merupakan hasil kesepakatan kami bersama”. Ucapnya.

Persyaratan menjadi anggota

Selanjutnya ali juga mengatakan bahwa untuk menjadi anggota Brotherhood Byson Medan (BBM), calon anggota harus mentaati beberapa aturan yang dibuat oleh komunitas ini, .

“untuk menjadi anggota BBM ini, maka kita mempersilahkan kepada siapa saja untuk bergabung, tidak ada pemaksaan disini, lalu mengikuti SOP AD/ART club, melengkapi kelengkapan surat-surat kendaraan dan safety riding unitnya. kita akan melihat keseriusannya serta visi dan misinya bergabung dengan klub kami, kalau hanya untuk gagah-gagahan, cari nama, ugal-ugalan bukan di club kita tempatnya. Setelah mengikuti semuanya baru kita bermusyawarah untuk mendapatkan kata sepakat.” Katanya.

“Bagi calon anggota yang baru tidak dikenakan biaya pendaftaran, namun hanya diwajibkan untuk membeli uniform club untuk keseragaman, membayar uang iuran kas perbulan sebesar 10.000 rupiah, yang nantinya akan digunakan untuk kepentingan club yang dianggap perlu”. Sambungnya.

Beberapa komentar mengenai club Brotherhood Byson Medan

Pada kesempatan yang sama Edi siswanto selaku penasehat Brotherhood Byson Medan menjelaskan,

“komunitas Byson ini merupakan tempat berkumpulnya saudara-saudara saya di dunia bikers dan sekaligus tempat untuk saling bersilaturahmi kepada sesama anggota.” Ucapnya.

Mengenai unitnya itu sendiri Edi mengatakan,

“saya suka dengan Yamaha Byson, karena selain motor sport, bodynya juga cukup besar sehingga cocok dengan saya, selain itu minyaknya irit, mudah untuk di modifikasi dan enak dipakai pada saat diajak touring jauh, duduk diatasnya terasa nyaman dan tidak goyang pada saat diterpa angin”. Katanya.

Chandra selaku Humas 1 dan Founder dari komunitas Brotherhood Byson Medan juga mengatakan,

“saya sebagai salah satu pendiri dan saksi dari dibentuknya komunitas BBM ini, komunitas Byson ini dibentuk atas dasar azas kekeluargaan tanpa memandang perbedaan serta membuang ego masing-masing member dan memutuskan sesuatu secara mufakat.” Ucapnya.

Zulkhairi selaku Humas2 juga mengatakan,

“Komunitas Brotherhood Byson ini sangat bagus, karena bersifat kekeluargaan dan selalu berbagi ilmu dalam hal bikers, tidak pernah membedakan antar teman tidak harus club Byson saja, club manapun bisa masuk untuk sowan.” Ucapnya.

“Saya suka Byson karena motornya gagah, untuk dibawa touring minyaknya irit, bentuknya sporty, full LCD Speedometer dengan sistem digital, setangnya besar, tampilan tanki kekar, lampu depan multi reflektor, ban tubless, suspensi monocross, brake 267mm, Motor ini saya beli pada tahun 2010 namun hilang pada tahun 2013, lalu pada tahun 2016 saya membeli lagi byson second seharga 11 juta rupiah.” Sambungnya.

Ali selaku ketua Brotherhood byson Medan suka dengan byson, karena tampilannya yang gagah dan sporty,

“saya suka dengan byson karena motor ini memang terlihat sangat gagah dan keren, motor ini laki-laki banget. Saya membeli byson second hand keluaran tahun pertama 2010 dengan harga 10 juta. Kelebihan motor ini ada pada bahan bakarnya yang irit, stabil untuk dibawa touring jarak jauh, unitnya keren dengan harga terjangkau. Ini terbukti hampir sama dengan motor keluaran Yamaha terbaru seperti Yamaha MT 25 dan Yamaha Xabre.”ucapnya.

Selanjutnya untuk harapan kedepannya terhadap komunitas BBM ini, Ali mengatakan,

“BBM harus tetap menjaga solidaritas dan club ini bis untuk generasi berikutnya, tetap menjalin persaudaraan dengan club lain, peduli kehidupan sosial dan menjadi pelopor berlalulintas yang baik di masyarakat,”Pungkasnya. (TM Herryansyah)

421 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment