You are here
Hinca Panjaitan: Kader Tak Ikut Komando Ada Sanksi Politik 

Hinca Panjaitan: Kader Tak Ikut Komando Ada Sanksi

topmetro.news – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (Sekjen DPP) Partai Demokrat, Hinca Panjaitan menegaskan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat melalui Ketua Umum Soesilo Bambang Yudhoyono, sebagai komando tertinggi mendukung pasangan calon (Paslon) nomor urut satu Edy Rahmayadi–Musa Rajeck Shah adalah keputusan yang bulat.

“Jadi, putusan Edy-Ijeck adalah satu komando, kalau komando bilang A maka seluruh kader harus ikut, yang tak ikut pasti kena sanksi,” kata Hinca kepada sejumlah wartawan usai deklarasi pemenangan pasangan nomor urut satu, pada Selasa (15/5/2018) malam kemarin, di Hotel Tiara Medan.

Hal tersebut ditegaskan Hinca, menyusul adanya beberapa kader di Partai Demokrat Sumatera Utara yang memilih tidak mengikuti keputusan DPP Demokrat untuk mendukung paslon Eramas yakni Edy Ijeck dalam Pilgubsu 2018.

Tercatat ada beberapa nama kader memilih keluar, selain dengan alasan tidak terima atas pergantian Ketua DPD Demokrat Sumut JR Saragih jepada Plt Herry Zulkarnain. Juga ada diantaranya lebih memilih mendukung pasangan Djoss.

“Ketua itu Pltnya Herry Zulkarnain, kalau pak JR (Saragih) dia tetap demokrat. Mereka yang hadir disini yang diundang sebagai pimpinan partai mulai DPP DPD dan DPC. Sedangkan yang keluar semoga bagus-bagus, sehat-sehat, dan semoga selamat ditujuan, kami fokus memenangkan Pilgubsu ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hinca Panjaitan yang memimpin langsung deklarasi untuk mendukung sekaligus memenangkan pasangan calon (Paslon) nomor urut satu, Gubernur–Wakil Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (Edy)–Musa Rajeck Shah (Ijeck) dalam pemilihan gubernur sumatera utara (Pilgubsu) tahun 2018.

“Saya ingi memastikan apa yang sudah diputuskan Bapak Prof DR Soesilo Bambang Yudhoyono, Partai Demokrat solid dan dukung penuh memenangkan Edy–Ijeck pasangan nomor urut satu,” kata Hinca pada acara deklarasi bersama seluruh pimpinan DPD, DPC hingga fraksi di kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Misi 42 hari Kedepan Memenagkan Edy-Ijeck

Ditegaskan Hinca, sebagai bentuk ekspresi Partai Demokrat saat ini dalam menuntaskan sisa waktu 42 hari kedepan, pihaknya solid dan mendukung penuh dalam mememangkan pasangan. Meski diakuinya Partai Demokrat adalah partai terakhir member dukngannya.

“Atasnama Ketua Umum DPP Prof DR Soesilo Bambang Yudhoyono dan saya Hinca Panjaitan, bersama elit partai dari DPP, DPD hingga DPC se Sumatera Utara solid memenangkan pasangan nomor urut satu ini,” tegasnya kembali.

Hal sama juga disampaikan, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herry Zulkarnain lebih kurang 700 orang kader yang hadir dari tingkat DPD (Dewan Pimpinan Daerah) sampai DPC (Dewan Pimpinan Cabang) secara tegas siap menjalankan arahan DPP dalam menyempurnakan kemenangan ini.

“Kita para kader disini siap menerima dan menjalankan arahan DPP, menangkan Edy-Ijeck,” serunya yang disambut yel-yel partai demokrat secara serempak yakni Demokrat ‘Siap’.

Lebih lanjut, dalam acara deklarasi kali ini Partai Demokrat benar-benar memperlihatkan keseriusannya didalam memenangkan pasangan nomor urut satu ini, terbukti disetiap tayangan dilayar in focus yang disaksikan ratusan mata yang hadir menunjukkan tekad partai yang ditegaskan melalui Ketua Umum DPP.

Sementara, usai menerima berkas dukungan dari DPP Partai Demokrat yang diserahkan langsung HInca Panjaitan kepada Edy Rahmayadi didampingi Musa Rajeck Shah (Ijeck).

“Kami dari Eramas sangat berterima kasih sekali dalam waktu kurang lebih satu bulan kedepan, kami mendapat energy lebih dalam mensukseskan kemenangan Sumatera Utara Bermartabat,” ungkap Edy dalam sambutannya dihadapan para kader Partai Demokrat yang mendapat tepuk tangan meriah saat itu.(TM/11)

322 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment