You are here
SBY Batal Menemui Prabowo Malam ini Politik 

SBY Batal Menemui Prabowo Malam ini

topmetro.news – Ketua Umum Partai Demokrat SBY, urung mengunjungi kediaman Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Akibatnya, pertemuan SBY Prabowo yang dijadualkan malam ini, Minggu (29/7/2018), batal.

Alasan pembatalan, sebagaimana disampaikan Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade, Minggu (29/7/2018), adalah karena kesibukan masing-masing ketua umum parpol tersebut.

Menurut Andre, pertemuan SBY Prabowo akan dilaksanakan besok, Hari Senin (30/7/2018). Direncanakan pertemuan digelar masih di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu, sekitar pukul 10.00 WIB.

Andre pun merinci kesibukan dimaksud. Kata dia malam ini Partai Demokrat menggelar rapat di tingkat majelis tinggi. Sementara Prabowo menggelar rapat internal di Partai Gerindra.

Sebagaimana diketahui, kunjungan SBY ke kediaman Prabowo adalah sebagai balasan kunjungan pada pertemuan sebelumnya yang dilaksanakan di kediaman SBY, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Seyogyanya, pertemuan SBY Prabowo malam ini, andai tidak batal, akan membahas keputusan mengenai kemungkinan koalisi kedua parpol di Pilpres 2019. Dan diketahui juga, bahwa sejauh ini, Partai Demokrat masih mengajukan Agus Harimurti sebagai cawapres.

BACA JUGA:

Prabowo Siap Mendukung Capres Selain Dirinya

PKS Tolak AHY Jadi Cawapres

Pengumuman Jokowi

Sementara itu diinformasikan, bahwa Cawapres Jokiwi akan diumumkan antara tanggal 4-10 Agustus 2018. Disebutkan, Jokowi sendiri yang akan melakukan pengumuman tersebut

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto kepada media, Sabtu (28/7/2018). “Pada periode pendaftaran calon presiden dan wakil presiden tersebut, Pak Jokowi akan mengumumkan cawapresnya Rabu atau Jumat,” katanya.

“Nanti tinggal yang dipilih Hari Rabu atau Jumat. Itu Jumat Pahing kalau Orang Jawa. Ya nanti kita lihat kalkulasi politiknya, dirembugkan dengan baik,” ujar Hasto.

Hasto pun menegaskan, bahwa hingga saat ini, koalisi pendukung Jokowi masih sangat solid. Termasuk terkait dengan nama cawapres, yang disebutkan sudah diputuskan dan diserahkan langsung kepada Jokowi.

“Tinggal nama tersebut diumumkan pada momentum yang tepat untuk disampaikan kepada masyarakat,” katanya.

Mengenai kriteria, Hasto menyebut harus merakyat, satu kesatuan kepemimpinan dengan Jokowi, punya kemampuan teknokratis, dan menjadi benteng konstitusi. (TM-RAJA)

157 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment