You are here
Operasi Pasar LPG, Pemko Tebingtinggi Gandeng Pertamina Ekonomi & Bisnis 

Operasi Pasar LPG, Pemko Tebingtinggi Gandeng Pertamina

Topmetro.News – Operasi Pasar LPG digelar Selasa dan Rabu (9-10/10/2018) di lima kecamatan di Kota Tebing Tinggi. Operasi Pasar LPG itu dimaksudkan mengantisipasi terjadinya kelangkaan gas ukuran 3 Kg di wilayah yang terkenal dengan nama Kota Lemang itu.

Operasi Pasar LPG Pertamina Dilibatkan

Zahidin, Kabag Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kota Tebingtinggi mengatakan pemerintah kota melalui Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan bersama PT Pertamina menggelar Operasi Pasar (OP) gas LPG ukuran 3 Kg.

”Operasi pasar ini untuk kedua kalinya guna membantu masyarakat mengatasi kelangkaan gas 3 kg di Kota Tebing Tinggi.”

Menurut Zahidin, operasi pasar dilaksanakan bekerjasama dengan Agen gas ukuran 3 kg di Kota Tebing Tinggi yakni Deja Sentosa dan Maruli Gasindo. “OP dilaksanakan dalam dua hari sebanyak 5 LO di lima kecamatan dengan kelurahan.”

Kecamatan Bajenis meliputi Kelurahan Brohol, Kelurahan Teluk Karang dan Kelurahan Pelita. Kecamatan Padang Hilir meliputi Kelurahan Tambangan, Kelurahan Damar Sari dan Kelurahan Tambangan hulu. Total semua jumlah tabung gas ukuran 3 kg yang di OP sebanyak 2.800 tabung

Untuk Kecamatan Padang Hulu di Kelurahan Lubuk Baru, Kelurahan Pabatu, Kelurahan Padang Merbau.

Sedangkan Kecamatan Rambutan di Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kelurahan Sri Padang dan Kelurahan Rantau Laban.

Di Kecamatan Tebingtinggi Kota meliputi Kelurahan Rambung, Kelurahan Bandar Utama dan Kelurahan Pasar Baru.katanya

Operasi Pasar Bantu Masyarakat

Sujono, warga Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi mengatakan OP ini sangat membantu masyarakat kurang mampu, karena selama terjadi kelangkaan gas ukuran 3 kg harga ke masyarakat bisa mencapai Rp 25.000, sudah harganya mahal, untuk mendapatkanya sulit.

Sedangkan harga di tingkat agen seperti OP hari ini, harganya hanya Rp 16.000 per tabung ukuran 3 kg. ”Kalau terus ada gas dan harganya stabil, masyarakat pasti akan diam tenang, karena gas ini sangat dibutuhkan terutama rumah tangga.” (TM 09)

134 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment