You are here
Diinterogasi Orang Tua, Remaja Cantik Ini Bikin Pengakuan Mengejutkan Kota Medan 

Diinterogasi Orang Tua, Remaja Cantik Ini Bikin Pengakuan Mengejutkan

Topmetro.News – Diinterogasi orang tua, remaja cantik berusia 16 tahun Mawar (bukan nama sebenarnya) membuat pengakuan mengejutkan. Bagaimana tidak, setelah diinterogasi orang tua, Mawar mengaku telah ‘digagahi’ seorang pria berinisial MI (19) di sebuah kamar hotel di wilayah hukum Polsek Delitua. Tak pelak lagi, orang tua yang mendengar pengakuan ini, merasa tersambar petir di siang bolong, hingga melaporkan kasus itu ke polisi.

Dengan raut wajah yang sedih, Mawar (16) warga Jalan S Parman Kelurahan Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru Selasa (6/11/2018) mendatangi Polsek Delitua. Kedatangan korban didampingi ayah kandungnya Joni (41) bersama beberapa saudaranya.

Di kantor polisi, kasus pencabulan yang dialami korban pun dibeberkan. Korban Mawar mengaku kejadian pencabulan yang dialaminya terjadi sekira dua bulan lalu, persisnya Sabtu (30/9/2018) pukul 22.00 wib di hotel Jupixxx Jalan Setia Budi Kelurahan Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan.

diinterogasi orang tua

Diinterogasi Orang Tua, Korban Mengakui Pelaku akan Tanggungjawab

Di dalam kamar korban diajak berhubungan intim layaknya suami istri oleh pelaku. Korban Mawar awalnya tidak mau meladeninya, tapi lantaran bujuk rayu MI apalagi pelaku berjanji akan bertanggungjawab Mawar pun luluh. Korban merelakan mahkotanya direnggut pelaku MI. Setelah tuntas, MI mengantarkan korban pulang ke rumahnya.

Seminggu kemudian, MI mengajak kembali Mawar untuk berhubungan intim. Karena sudah tergoda dengan janji manis MI, korban kembali mau ditiduri pelaku. Itu dilakoni MI sampai tiga kali.

“Orang itu terakhir melakukannya di hotel Jupiter. Di sanalah perawan ponakan saya digenjotnya,” ujar salah seorang keluarga korban bernada geram.

Pelaku Ogah Bertanggungjawab, tak ‘Apel’ ke Rumah korban?

Setelah puas meniduri Mawar, MI rupanya ogah untuk bertanggungjawab. Bahkan hingga beberapa minggu pelaku MI tak pernah lagi ‘apel’ ke rumah Mawar. Padahal, biasanya seminggu setidaknya dua kali pelaku MI hadir di rumah Mawar.

Ayu (47) keluarga korban mengaku kaget saat mengetahui Mawar sudah ‘ditiduri’ MI. Saat itu, keluarga Mawar sebenarnya sudah bikin pendekatan kepada keluarga pelaku. Sialnya, keluarga MI justru bersikap ‘dingin’ tak merespons persoalan itu.

“Kami berharapa bapak polisi bisa menangkap MI untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pinta Ayu di kantor polisi.

Dihubungi terpisah, Kompol BL Malau, Kapolsek Delitua ketika dikonfirmasi membenarkan laporan korban dan berjanji segera meringkus pelaku.

“Korban sudah divisum dan selesai memeriksa saksi. Pelaku langsung kita kejar,” tandasnya.

Awal terkuaknya peristiwa ini, ketika itu korban Mawar tampak murung di rumahnya, Senin (5/11/2018) malam. Merasa curiga, korban diintograsi orangtua dan keluarganya.

Saat diinterogasi orang tua itulah, korban mengaku mahkota yang dijaga selama ini telah direnggut pacarnya MI.

Sebelum dilapor ke polisi, pihak keluarga berupaya mencari keberadaan pelaku MI. Begitu pun nomor ponselnya, selalu tak aktif dan di luar jangkauan ketika dihubungi. Merasa kesal dengan perbuatan MI, pihak keluarga Mawar akhirnya menempuh jalur hukum.(TM-08)

149 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment