You are here
Tak Geruduk Rumah Andi Arief, Polisi Tangkap Penyebar Hoax Surat Suara Politik 

Tak Geruduk Rumah Andi Arief, Polisi Tangkap Penyebar Hoax Surat Suara

topmetro.news – Polri bergerak cepat menangkap dua orang yang diduga aktif menyebarkan berita hoax tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos untuk pasangan Nomor 01 Pilpres 2019. Sementara soal rumah Andi Arief, polisi membantah ada menggeruduknya.

“Sudah diamankan di Bogor dan Balikpapan. Di Bogor inisialnya HY. Peran dia menerima konten dan ikut memviralkan,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jumat (4/1/2019).

Yang di Balikpapan adalah LS dengan peran yang sama. Dia juga tidak mengecek info itu dan langsung memviralkan isu itu ke media sosial dan WA grup.

“Mereka belum ditahan tetapi didalami keterangannya. Di Polda Jabar dan di Polda Kaltim. Di-profiling dan dikerjakan siapa mereka dan siapa yang menyebarkan informasi hoax ini pertama kali,” lanjutnya.

“LS juga menyebarkan info hoax ini di grup WA politiksabanaminang.” Namun Dedi enggan menjelaskan latar belakang kedua pelaku itu termasuk motifnya.

Polisi menurutnya juga memanggil saksi ahli pidana, ITE, dan bahasa supaya perkara ini mengerucut dan kontruksi hukum apa yang bisa digunakan. “Sedang dicari siapa yang membuat pertama kali. Harus diungkap tuntas dan sampai ke akar-akarnya,” tambahnya.

BACA JUGA: Kabareskrim Serius Mengusut Hoax Surat Suara Tercoblos

Rumah Andi Arief Sudah Dijual

Selain itu, Mabes Polri menangggapi cuitan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief yang mengaku rumahnya di Kedaton, Lampung digeruduk polisi. Polri membantah ada penyidik Cyber Polda Lampung yang mendatangi rumah mantan aktivis 98 itu. Bahkan terungkap, ternyata itu pun bukan rumah Andi Arief.

“Anggota kami baru datang setelah postingan ini viral. Setelah dicek rumah itu ternyata juga sudah dijual tahun 2014. Sehingga rumah itu juga sudah bukan milik saudara AA,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jumat (4/1/2019).

Namun Dedi enggan menyebut jika Andi kembali menyebarkan informasi hoax. Dia juga tidak menjelaskan apakah akan mempersalahkan cuitan itu ke ranah hukum.

Sebelumnya Andi mencuit, “Rumah saya di Lampung digeruduk dua mobil Polda mengaku cyber. Pak Kapolri, apa salah saya. Saya akan hadir secara baik-baik kalau saya diperlukan.”

Andi memang menjadi perhatian dan membuat geger belakangan ini. Sebelumnya, meski dengan nada bertanya, dia sempat mencuit perihal adanya tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos untuk pasangan Nomor Urut 01.

sumber: beritasatu.com

252 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment