You are here
Pemilik Rumah Tewas Terpanggang, Kebakaran di Tanah Karo Daerah 

Pemilik Rumah Tewas Terpanggang, Kebakaran di Tanah Karo

Topmetro News – Pemilik rumah tewas terpanggang setelah satu unit rumah di desa Sampun, Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo ludes diamuk sijago merah, Sabtu (12/1/2019) sekira pukul 11.00 Wib. Api tampak begitu cepat menyambar, apalagi bangunan rumah hanya terbuat dari papan mengakibatkan pemilik rumah tewas terpanggang.

Pemilik Rumah Tewas Terpanggang, Tak Ada yang Tersisa

Wartawan Koran Top Metro dari Tanah Karo melaporkan, selain pemilik rumah tewas terpanggang, seluruh barang rumah tangga yang berada dalam rumah tak dapat diselamatkan. Kini pemilik rumahnya yang tewas terpanggang bernama Sumiati beru Sembiring itu akhirnya meregang nyawa.

pemilik rumah tewas

Menurut Kepala Desa Sampun, Gunung Mas Bukit, saat kejadian korban nenek berusia 83 tahun itu sedang berada di rumah.

Setahu bagaimana tiba-tiba warga terkejut begitu melihat asap yang membumbung tinggi di rumah sang nenek.

”Kami beserta warga lainnya langsung menuju ke lokasi kebakaran. Saat itu api sudah berkobar. Dengan dibantu warga, kami mencoba memadamkan api dengan menyiramnya. Sementara warga yang lain menghubungi Mapolsek Tigapanah dan petugas pemadam kebakaran,” ujar Bukit.

Pemilik rumah diketahui sedang sakit, sehingga tak mampu menyelamatkan dirinya dari kobaran api.

”Korban sudah tua dan sedang sakit. Maka dari itu diduga gak sanggup lagi dia berdiri,” ujar Bukit dengan raut wajah yang tampak sedih melihat salah seorang warganya menjadi korban kebakaran.

kebakaran tanah karo

Sementara, Ipda Hendrik Tarigan, Kanit Reskrim Polsek Tigapanah di ruang jenazah RSUD Kabanjahe membenarkan kejadian ini.

“Begitu mendapat laporan, pihaknya langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api dan selanjutnya melakukan olah TKP. Pemilik rumah yang menjadi korbanpun segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe untuk dilakukan VER (Visum Et Revertum). Sementara penyebab kebakaran masih dalam lidik polisi. Kerugian ditaksir sebesar Rp75 juta,” kata Tarigan.

Reporter: Charles Gitsu

353 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment