You are here
Warga Sumut Tewas Dimangsa Harimau, Lehernya Terputus Daerah 

Warga Sumut Tewas Dimangsa Harimau, Lehernya Terputus

Topmetro.News – Seorang warga Sumut tewas mengenaskan. Kuat dugaan korban warga Sumut tewas bernama Abu Sali Hasibuan (53) ini lantaran dimangsa harimau. Korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan pada Jumat (17/5/2019) dinihari. Ya, lehernya terputus, terpisah dari badannya.

harimau masuk kampung

Peristiwa ini terjadi di Desa Siraisan Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas) Sumatera Utara (Sumut) deKepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut,dengan nama Abu Sali Hasibuan (53) yang diduga dimangsa harimau hingga tewas.

Warga Sumut Tewas, Berangkat ke Kebun dan Tak Kembali Lagi

Seperti dilaporkan spiritriau, jasad Abu Sali Hasibuan ditemukan di areal kebun karet miliknya di kawasan Jembatan Bosi, Desa Siraisan.

Sebelum ditemukan meregang nyawa, korban sempat dicari pihak keluarga lantaran tidak pulang ke rumah setelah berangkat ke kebun Kamis (16/5/2019) pagi.

Kepala Terlepas dari Badan

Saat ditemukan, jasad korban tidak utuh. Kepalanya terlepas dari badan.

Dilihat dari lukanya, korban diduga kuat dimangsa harimau.

Menurut sejumlah saksi mata, kawasan itu memang berdekatan dengan hutan Suaka Margasatwa (SM) Barumun yang menjadi habitat harimau sumatera (Panthera tigris sumatera).

Sementara itu, Hotmauli Sianturi membenarkan adanya peristiwa ini.

“Lagi diselidiki di lapangan. Korban sedang diautopsi dulu di rumah sakit untuk memastikannya,” katanya sebagaimana disiarkan media itu.

Hotmauli mengaku prihatin dengan kejadian ini.

Kasusnya Pertama Terjadi

Dia menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga korban.

Kejadian yang merenggut korban jiwa ini, menurut Hotmauli, merupakan yang pertama kali terjadi di Desa Siraisan. Warga diimbau agar lebih berhati-hati.

“Agar jangan beraktivitas di atas jam 5 sore di daerah yang jauh dari permukiman. Dan kalau bisa jangan ke kebun sendirian,” imbaunya.

Tim BKSDA Turun ke Lapangan

Gunawan Azla, Kepala Bidang KSDA Wilayah III pada BBKSDA Wilayah III Padangsidimpuan menyatakan timnya sudah turun ke lokasi.

“Rekan-rekannya sudah meluncur ke sana setelah mendapatkan informasi dari polsek setempat. Kita membawa kandang dan senjata,” jelasnya.

Menurut Hotmauli, harimau itu akan coba dihalau dengan bunyi-bunyian. Cara lainnya, satwa dilindungi itu akan dipancing masuk ke kandang untuk diamankan.

“Kandangnya kita stand-by-kan di desa itu,” jelasnya.

berita terkait | BERKELIARAN, HARIMAU MASUK KAMPUNG, WARGA DI RIAU RESAH

Sebagaimana diberitakan Topmetro.News sebelumnya, harimau masuk kampung dan berkeliaran di perkambungan warga, bikin masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan Riau, resah.

Pasalnya, harimau masuk kampung bisa saja menelan korban jiwa. Kini tim konservasi sudah diturunkan ke lokasi itu.

“Kita menerima kabar dari perangkat desa, bahwa dalam sepekan ini ada harimau liar masuk ke permukiman penduduk,” kata Suharyono, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Selasa (9/4/2019) silam.

Haryono menjelaskan, laporan dari pihak perangkat desa, harimau masuk kampung dan berkeliaran itu sempat menyerang ternak sapi warga. Karenanya, pihak warga desa meminta agar tim BBKSDA Riau diturunkan ke lokasi.

reporter | jeremitaran

1.610 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment