146 Sekolah di Sumut Terima Penghargaan Adiwiyata

topmetro.news – Sebanyak 146 sekolah di Sumut (Sumatera Utara) menerima penghargaan Adiwiyata dari Pemprov Sumut. Penghargaan diserahkan Sekda Provsu Dr. Ir Hj R Sabrina MSi didampingi Wakil Bupati Deli HM Ali Yusuf Siregar di aula Kantor Bupati Deliserdang, Senin (24/2/2020).

Penghargaan Adiwiyata merupakan merupakan salah satu program kementrian negara lingkungan hidup. Dengan tujuan untuk mendorong terciptanya pengetahuan serta juga kesadaran warga sekolah dalam pelestarian lingkungan hidup.

Penerima Adiwiyata Sekolah di Sumut Mulai dari SD, SMP, SMA/SMK

Sekolah penerima Adiwiyata merupakan sekolah formal dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK yang berasal dari Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Sekda Provsu Sabrina dalam sambutannya menyatakan penghargaan Adiwiyata merupakan bagian dari upaya Pemprov Sumut untuk mewujudkan visi dan misi Pemprov untuk mewujudkan Sumut yang maju, aman dan bermartabat.

“Program Adiwiyata diharapkan dapat menghasilkan anak didik yang berkarakter. Para kepala sekolah juga diharapkan dapat mewujudkan pendidikan yang berkelanjutan. Juga berkontribusi dalam pengurangan sampah serta mewujudkan sekolah yang ramah lingkungan,” tutur Sabrina.

Sekolah penerima penghargaan Adiwiyata sebelumnya telah melalui proses penilaian, kebersihan sekolah terutama toilet, lingkungan sekolah yang rindang, melaksanakan program 3R terdiri dari Reuse, Reduce, dan Recycle. Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah.

“Selain itu SDM kepala sekolah dan guru juga menjadi perhatian dalam penilaian,” sebut Sabrina.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumut Binsar Situmorang menyatakan Penghargaan Sekolah Adiwiyata di sekolah di Sumut sebelumnya berasal dari 14 kabupaten/kota. Dimana sebelumnya untuk tahap pertama penghargaan sudah disampaikan untuk 7 kabupaten/kota.

“Dari 225 sekolah, terdapat 205 sekolah yang telah lolos penilaian,” sebut Binsar seraya menyebutkan saat ini penilaian untuk program Adiwiyata tahun 2020 sudah mulai berjalan.

Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif

Sementara Wakil Bupati Deli HM Ali Yusuf Siregar dalam sambutannya menyatakan program Adiwiyata ditujukan untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah. Hal ini dalam upaya melestarikan lingkungan yang diwujudkan melalui pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.

“Kita harus bersyukur karena pengembangan kegiatan lingkungan berbasis partisipatif serta pengelolaan sarana pendukung sekolah berbudaya lingkungan telah banyak memberi dampak positif. Hal ini terlihat dari banyaknya warga sekolah yang peduli dan tanggap terhadap lingkungan,” sebutnya.

Wabup menyatakan pemberian penghargaan Adiwiyata kepada 146 sekolah merupakan bentuk penghargaan dan pengakuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Karena 146 sekolah yang menerima penghargaan dinilai telah memenuhi persyaratan dan kriteria yang telah ditetapkan.

Reporter | Erris JN

Related posts

Leave a Comment