Akibat Virus Corona, Pawai Obor Api Olimpiade 2020 di Yunani Dihentikan

pawai obor api olimpiade dihentikan
Advertisement

topmetro.news – Komite Olimpiade Yunani mengumumkan, pada Sabtu (14/03/2020) dinihari WIB, pawai
obor api Olimpiade 2020 Tokyo yang seharusnya berlangsung selama sepekan, terpaksa dihentikan
akibat kekhawatiran pandemi virus corona.

Penyalaan obor api Olimpiade 2020 sudah dilaksanakan pada Kamis (12/03/2020) di kota kuno Olympia
tanpa penonton. Upacara itu hanya dihadiri oleh 100 tamu terakreditasi dari Komite Olimpiade
Internasional (IOC), serta panitia penyelenggara Tokyo 2020, dibandingkan jumlah semula sebanyak
700 penonton awalnya diizinkan datang ke upacara tersebut.. “Pawai obor di Yunani telah
diberhentikan,” ujar penyelenggara seperti dikutip AFP, Sabtu (14/03/2020).

Meski begitu, penyelenggara menjamin bahwa obor dipastikan tiba di Tokyo sesuai jadwal, atau pada
20 Maret. Penyerahan itu juga nantinya telah dipastikan akan dilakukan tanpa penonton.

Yunani, sejauh ini telah mengkonfirmasi 117 kasus positif COVID-19. Kemudian, pada Kamis (12/3),
Yunani melaporkan kematian pertamanya terkait kasus virus corona.

Sebagai langkah pencegahan, kementerian kesehatan Yunani memberlakukan penutupan sekolah-sekolah,
universitas, gym, dan bioskop hingga dua pekan ke depan. Obor akan diterbangkan dengan menggunakan
pesawat carter dari Yunani ke Jepang pada 19 Maret.

Perjalanan obor api di Jepang akan dimulai pada 26-28 Maret ke 857 kota, di 47 prefektur selama 121
hari di J-Village, Fukushima. Tempat itu merupakan pusat pelatihan sepak bola yang dijadikan basis
untuk menangani krisis nuklir.

Obor itu nantinya akan menjelajahi kota-kota yang dilanda bencana gempa bumi dan tsunami 2011.
Pawai juga akan singgah di beberapa situs warisan dunia, seperti Gunung Fuji dan Taman Peringatan
Perdamaian Hiroshima sebelum tiba di Stadion National Tokyo pada 24 Juli menandai pembukaan
Olimpiade 2020.(TMN-YOFE)

Advertisement

Related posts

Leave a Comment