Tahun 2016 Lakalantas di Sumut 105.374 Kasus

Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Operasi Simpatik Toba 2017 lebih mengedepankan tindakan persuasif dam edukasi kepada masyarakat. Operasi Simpatik Toba 2017, yang menyasar pemeriksaan kelengkapan surat-surat berkendara dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

“Pelanggaran batas kecepatan, pelanggaran rambu lalu-lintas tetap akan ditindak. Sikap tegas ini dilakukan, guna menurunkan maupun meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas,” jelas Gubsu Erri Nuradi, dalam arahannya membacakan sambutan tertulis Kepala Korps lalu Lintas Polri, bertindak sebagai inspektur apel, pada apel gelar pasukan operasi Simpatik Toba 2017 di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (1/3).

Apel yang mengusung tema “Meningkatkan Kesadaran Kepatuhan Masyarakat Dalam Berlalulintas Guna Mewujudkan Kamseltibcar Lantas Di Wilayah Sumatera Utara , Khususnya Kota Medan” ini, digelar untuk mengetahui seberapa jauh kesiapan personel maupun sarana dan prasarana pendukung, sehingga operasi yang dijalankan optimal.

Operasi Simpatik Toba 2017 ini turut dihadiri Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Drs Andi Ludianto, Wakapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto,  Kapolresta Medan Kombes Pol Sandi Nugroho, Dandim 0201/BS Kol Inf Bambang Herqutanto, Dansat Brimob Poldasu  perwira tinggi di Mapoldasu dan Mapolrestabes Medan, Walikota Medan Dzulmi Eldin, serta pimpinan SKPD serta camat.

Meskipun mengedepankan tindakan persuasif dan edukasi, Gubsu menegaskan, Polisi tak segan memberikan bukti pelanggaran kepada pengendara yang melanggar lalu-lintas.(TM-004)

Advertisement

Related posts

Leave a Comment