TOPMETRO.NEWS – Hingga kini, tak hanya warga yang berdomisili di Jakarta, di seatero tanah air pun rasanya masih perang, saling ejek ejekan, terutama di dunia maya. Namun hal itu diminta segera dihentikan.
Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Anies Baswedan menyampaikan pesan sejuk kepada warga Jakarta usai quick count Pilkada DKI Jakarta 2017. Keduanya meminta pendukungnya melupakan persoalan selama Pilkada dan sepakat bersama membangun ibukota.
Pesan damai ini disampaikan Ahok dan Anies usai penghitungan suara Pilkada DKI Jakarta pada Rabu 19 April 2017. Berdasarkan data Real count KPU per pukul 00.30 WIB, Kamis (20/4), data yang masuk sudah mencapai 50,81 persen atau 6.623 dari 13.034 TPS. Sebanyak 2.850.674 suara telah masuk dalam sistem KPU.
Menanggapi hasil penghitungan suara tersebut, Ahok mengucapkan selamat kepada Anies dan Sandiaga beserta timses pendukungnya.
“Tentu kami harapkan ke depan, kami ingin semua lupakan persoalan selama kampanye dan Pilkada, karena Jakarta ini rumah kita bersama. Karena Jakarta ini kita bangun bersama. Selamat untuk Pak Anies dan Pak Sandi, dan seluruh timses pendukung. Kita semua sama, kita ingin Jakarta baik, karena Jakarta rumah kita bersama. Terima kasih semua,” ungkap Ahok saat pidato kekalahannya.
Senada dengan Ahok, Anies sebagai cagub pemenang Pilkada DKI Jakarta mengajak segenap pendukungnya tidak jumawa. Anies juga membuka tangan untuk bekerja sama membangun Jakarta.
“Dan kami sadar sekali, Pak Basuki, Pak Djarot, putra-putra terbaik bangsa yang telah mendarmabaktikan untuk jakarta. Tugas kita adalah bekerja bersama. Tugas kita adalah meneruskan ikhtiar untuk merawat kebersamaan. Jadi stop perpecahan!” kata Anies seperti yang diwartakan detik sesaat lalu.
“Bapak Ibu sekalian yang saya hormati, mari kita tunjukkan bahwa ketika ditakdirkan untuk membawa amanah tidak diiringi dengan kesombongan. Mari kita jaga, tetap rendah hati, tetap sopan, tetap santun, tetap menghargai. Dan doa kita semua adalah: ya Allah yang maha pengasih, cukupkanlah perbedaan itu, hentikanlah percekcokan di antara kita, dan hadirkanlah suasana persatuan di antara kita, suasana saling menghormati, suasana saling menghargai, suasana yang membuat kita merasa sejuk, tenang damai, di tanah yang sudah ditetapkan menjadi ibukota ini.” (edit3-det)

