TOPMETRO.NEWS – Seorang anak dibawah umur sebut saja Bunga (14) warga Jalan Bhineka Tunggal Ika Pasar III Tembung Gang Kehikmatan, Percut Sei Tuan, nyaris diperkosa oleh seorang supir angkot 351 yang tak lain tetangga korban bernama Bogel, Rabu (5/7) pagi.
Bersama orangtuanya, korban mendatangi Polsek Percut Sei Tuan guna melaporkan kejadian tersebut. Menurut korban kejadian percobaan perkosaan itu berawal saat ayah korban pergi bekerja.
Sehingga korban tinggal di rumah sendiri. Sebab ibu korbab telah dua tahun menjadi TKI di Malaysia. Melihat ayah korban pergi, pelaku datang menghampiri korban yang sedang berada di belakang rumahnya sembari bermain Handphone.
“Dia datang langsung menciumiku, tapi ku menghindar, tapi dia terus mencoba mencium bibirku sambil tanganya meraba tubuh ku. Tapi terus ku coba menghindar,” kata korban.
Pelaku yang sudah bernafsu terus mencoba menciumi dan meraba tubuh korban, namun korban tetap berusaha menghindar. Tak putus asa pelaku mencoba membujuk korban dengan memberi uang Rp 6 ribu alasan untuk beli sarapan.
“Diatanya aku saudah sarapan. Kubilang belum, terus dia berikan uang 6 ribu, sambil mencoba menciumi ku lagi, ” ujar korban.
Melihat korban tetap menghindar, pria bertubuh pendek yang telah memiliki anak satu itu kembali merayu korban dengan mengajaknya pacaran.
“Dia bilang adik jadi pacar abang mau kan, ku jawab aku sudah punya pacar, tapi dia terus mencoba mencium bibirku.lagi,” beber korban.
Beruntung aksi pelaku terhenti saat warga melintas di dari belakang rumah korban dan melihat pelaku. Pelaku yang baru dua hari pindah ke rumah tersebut menjadi takut dan langsung pergi meninggalkan korban.
Tak lama, Ayah korban pulang. Korban yang ketakutan lngsung menceritakan kejadian tersebut kepada ayahnya.
Tak terima orang tua korban langsung mengajak korban melaporkanya ke Mapolsek Percut Seituan.
“Dia anak terakhirku dari 3 bersudara. Kami dirumah hanya tinggal berdua saja. Ibunya bekerja diMalaysia, sementara abangnya sudah kawin dan Kakaknya tinggal bersama abangnya. Begitu saya pulang kerja dan mendapat kabar seperti itu, saya pun langsung sontak terkejut dan membawa Bunga ke Polsek Percut Sei Tuan untuk membuat laporan. Namun, laporan kami belum diterima. Kami diarahkan ibu polwan untuk melaporkan kejadian ini kepada kepala lingkungan kami, sebab kejadian ini masih percobaan pemerkosaan belum sempat terjadi,” kata ayah korban sembari meninggalkan Polsek Percut Seituan. (TM/13)

