topmetro.news, Langkat – Memasuki musim penghujan dan cuaca ekstrim yang terjadi di beberapa daerah di Sumatera Utara, menyebabkan banjir bandang dan luapan air.
Bahkan, di beberapa Kabupaten seperti Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah dan Sibolga, dilaporkan mengalami musibah banjir yang menyebabkan ribuan rumah hanyut, bahkan sampai menyebabkan korban jiwa.
Khusus untuk wilayah Kabupaten Langkat, beberapa daerah yang biasanya rawan banjir, kondisinya saat ini masih relatif normal. Namun, wilayah pesisir pada saat musim pengujan dan cuaca ekstrim yang terjadi beberapa hari ini, berpotensi besar mengalami banjir.
Dari informasi yang dihimpun topmetro.news, saat ini, Rabu (26/11/2025), di wilayah Pangkalan Susu dan sebahagian di kawasan Besitang dilaporkan mengalami banjir di beberapa titik. Namun hal ini masih dianggap kondisinya belum begitu mengkhawatirkan.
“Alhamdulillah, masih aman dan terkendali. Namun kami terus mengingatkan agar masyarakat yang bermukim di daerah rawan banjir, terus waspada. Situasi masih terus dimonitor Bang, lewat WA grub, dan posko kesiapsiagaan di BPBD. Menurut kajian, resiko bencana potensial banjir bisa terjadi di daerah pesisir bang. Sesuai juga dengan analisa BMKG dalam bulan ini sampai akhir tahun, potensial bencana hidrometeorologi bisa terjadi,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat HM Ansyari MKes kepada topmetro, Selasa (25/11/2025) malam.
Ansyari kembali mengingatkan, bahwa pada saat cuaca ekstrim dan musim penghujan yang terjadi secara terus menerus beberapa hari ini, terus dipantau oleh BPBD. Bahkan, pihaknya terus melakukan monitoring dengan BMKG untuk persiapan antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu, Bupati Langkat H Syah Afandin SH juga mengingatkan agar warga yang tinggal di daerah rawan banjir terus menyampaikan situasi terkini melalui media sosial atau group WhatsApp yang ada, agar membantu kesiapsiagaan instansi terkait.
“Yang penting masyarakat harus terus meningkatkan kewaspadaan dan jangan saling menyalahkan satu sama lain. Apalagi ini faktor alam yang bisa saja terjadi di luar prediksi BMKG. Masyarakat harus bersatu, agar dampak cuaca ekstrim yang kemungkinan bisa saja hal-hal yang tidak kita inginkan timbul sewaktu-waktu, bisa teratasi. Amankan dulu barang-barang atau dokumen penting ke tempat yang dianggap aman,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Langkat ini melalui WhatsApp.
reporter | Rudy Hartono

