Kemenhut Segel 4 Subjek Hukum Diduga Faktor Sebabkan Banjir Sumatera, Termasuk Areal Konsesi TPL di Desa Marisi Tapsel

topmetro.news, Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengumumkan, pihaknya sudah melakukan penyegelan terhadap empat subjek hukum, terindikasi menjadi faktor terjadinya banjir dan longsor di Sumatera, dengan masih terdapat potensi penyegelan terhadap delapan subjek hukum. Salah satunya, termasuk Areal Konsesi TPL Desa Marisi., Kecamatan Angkola Timur, Tapanuli Selatan.

‎”Sesuai dengan apa yang sudah saya sampaikan di DPR, tim kami di lapangan sudah mulai melakukan operasi penegakan hukum dengan penyegelan empat subjek hukum dari sekitar 12 subjek hukum, yang diduga melakukan pelanggaran berkaitan dengan bencana di Sumatera,” ujarnya dalam pernyataan dikonfirmasi dari Jakarta, pada Sabtu (06/12/2025).

‎Ia memastikan melakukan penindakan hukum secara tegas terkait dengan persoalan tersebut.

‎Ia juga menyebut tidak akan berkompromi dengan perusak hutan.

‎”Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada kompromi bagi siapapun yang terbukti merusak hutan Indonesia. Kami berkomitmen untuk melakukan penegakan hukum secara tegas tanpa pandang bulu,” katanya.

‎Sebanyak empat subjek yang telah disegel oleh Kemenhut, yakni ⁠Areal Konsesi TPL Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) Jhon Ary Manalu Desa Pardomuan dan PHAT Asmadi Ritonga Desa Dolok Sahut, Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara, serta PHAT David Pangabean Desa Simanosor Tonga, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan.

‎Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut, sedang mendalami dugaan pelanggaran kehutanan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumatera Utara.

‎Pendalaman dilakukan dengan mengumpulkan bukti sampel kayu hingga meminta keterangan.

‎Selain itu, pihaknya telah mengidentifikasi delapan subjek hukum lainnya untuk segera dilakukan penyegelan.

‎”Selain empat subjek hukum yang sudah disegel, sebanyak delapan lainnya juga sudah teridentifikasi dan akan segera disegel,” ujar dia.

‎Ia memastikan akan terus melakukan penyelidikan secara mendalam, yang nantinya dapat berujung pada penetapan pelanggaran pidana maupun denda dalam kasus ini.

‎sumberantaranews

Related posts

Leave a Comment