Ahmad Doli: Golkar Dorong Kebangkitan SDM Sumut dari Pendidikan, Pertanian, Hingga Perang Melawan Narkoba

topmetro.news, Medan – Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara Ahmad Doli Kurnia Tanjung, mengajak seluruh kader Golkar menjadikan Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sumut sebagai momentum kebangkitan kualitas sumber daya manusia (SDM) Sumatera Utara.

Pesan tersebut disampaikan Doli saat membuka Musda XI Golkar Sumut di Hotel JW Marriott Medan, Minggu (1/2/2026).

Ia menegaskan, Sumatera Utara memiliki sejarah panjang sebagai daerah yang melahirkan tokoh-tokoh nasional berpengaruh, dan potensi itu harus kembali diperkuat.

“Dulu, ketika berbicara tokoh nasional dari Sumatera, Sumatera Utara selalu diperhitungkan. Sekarang kompetisi semakin kuat dari daerah lain. Ini tantangan sekaligus peluang bagi kita untuk bangkit,” ujar Doli.

Menurutnya, kebangkitan itu harus dimulai dari penguatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat. Ia mendorong agar program-program pemerintah yang meningkatkan akses pendidikan serta kualitas kesehatan terus diperluas demi mencetak generasi Sumut yang cerdas, sehat, dan berdaya saing.

Selain SDM, Doli juga menekankan pentingnya memperkuat sektor pertanian dan perkebunan sebagai identitas dan kekuatan ekonomi Sumatera Utara. Ia menilai sektor ini bukan hanya menopang ekonomi daerah, tetapi juga menyangkut kesejahteraan jutaan masyarakat.

Konflik Tanah

Dalam pidatonya, Doli turut menyoroti persoalan konflik pertanahan yang telah berlangsung puluhan tahun di Sumatera Utara. Ia menyebut masalah agraria di daerah ini sebagai salah satu yang paling kompleks di Indonesia dan harus menjadi perhatian serius.

“Kalau persoalan tanah di Sumatera Utara bisa diselesaikan, saya yakin persoalan pertanahan di Indonesia bisa ikut terurai,” katanya.

Ia menegaskan bahwa konflik pertanahan telah menimbulkan banyak korban, baik masyarakat maupun aparat, sehingga perlu solusi menyeluruh dan berkeadilan demi menciptakan stabilitas sosial dan ekonomi.

Narkoba

Tak kalah penting, Doli menyampaikan keprihatinannya terhadap tingginya peredaran narkoba di Sumatera Utara. Berdasarkan data yang ada, provinsi ini termasuk daerah dengan peredaran narkoba terbesar di Indonesia.

“Dari podium ini saya tegaskan, Partai Golkar harus berada di barisan terdepan dalam memerangi narkoba. Ini bukan hanya soal politik, tapi soal menyelamatkan generasi masa depan,” tegasnya.

Terkait pelaksanaan Musda, Doli mengingatkan bahwa forum tersebut tidak boleh semata-mata berfokus pada pemilihan ketua. Ia menegaskan, Musda harus melahirkan gagasan, arah, dan komitmen bersama untuk membesarkan Golkar dan berkontribusi nyata bagi Sumatera Utara.

“Siapapun yang terpilih nanti, ketua tidak bisa bekerja sendiri. Golkar harus bergerak secara kolektif, melalui musyawarah, konsensus, dan kerja bersama,” ujarnya.

Doli berharap Musda XI Golkar Sumut dapat menghasilkan konsep, ide, dan strategi yang kuat untuk lima tahun ke depan, sehingga Partai Golkar mampu kembali menjadi kekuatan politik yang solid dan dipercaya masyarakat Sumatera Utara pada periode 2025–2030.

penulis | Erris JN

Related posts

Leave a Comment